Mensos Gus Ipul Luruskan Foto Viral Sepatu Sekolah Rakyat: Itu Bantuan Khofifah, Bukan Kemensos
Theresia Felisiani May 06, 2026 02:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengklarifikasi foto viral terkait pengadaan sepatu Sekolah Rakyat senilai Rp 700 ribu yang banyak beredar di media sosial.

Ia menegaskan bahwa foto yang beredar luas di media sosial tersebut bukanlah sepatu hasil pengadaan Kementerian Sosial, melainkan bantuan pribadi dari Gubernur Jawa Timur.

Gus Ipul menjelaskan bahwa sepatu dalam foto tersebut merupakan program khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Ia meminta publik tidak mencampuradukkan bantuan tersebut dengan pengadaan resmi yang sedang dijalankan kementeriannya.

"Di mana sepatu itu adalah pemberian dari Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat Jawa Timur. Jadi memang ini program khususnya Ibu Gubernur untuk siswa Sekolah Rakyat di Jawa Timur. Bukan sepatu dari Kementerian Sosial ya Pak. Beda barang," tegasnya.

Baca juga: KPK Soroti Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Per Pasang: Kita Sedang Pelajari Semua Proses

Menurut Gus Ipul, keberadaannya dalam foto tersebut hanya dalam kapasitas mendampingi penyerahan bantuan secara simbolis.

Ia menyebut Gubernur Khofifah memiliki perhatian besar terhadap kesejahteraan siswa di wilayahnya.

"Jadi ini beda sekali, ini foto saya, ini adalah bantuan Bu Khofifah. Jadi Bu Khofifah punya perhatian yang luar biasa juga kepada siswa Sekolah Rakyat sehingga menambah sepatu siswa Sekolah Rakyat khusus di Jawa Timur," tambah Gus Ipul.

Untuk menghindari kesalahpahaman lebih lanjut, Gus Ipul menunjukkan perbedaan fisik antara sepatu bantuan Gubernur dengan sepatu pengadaan resmi Kemensos. Sepatu resmi yang sedang diproses oleh kementerian merupakan jenis sepatu PDL.

Baca juga: Stradenine Respons Isu Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu: Harga Asli Rp 179 Ribu, Mensos Klarifikasi

Terkait proses pengadaan sepatu PDL tersebut, Gus Ipul memastikan seluruh tahapannya telah mengikuti aturan yang berlaku. Ia menjamin proses lelang dilakukan secara transparan dan dapat dipantau oleh siapa pun.

"Tentu lelang itu terbuka, bisa diikuti oleh siapapun dari mulai penganggaran itu atau mulai dari lelang sampai nanti ada pemenangnya, bisa diikuti dan bisa dilihat secara langsung," jelasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.