Laporan Wartawan TribunPriangan.com Kabupaten Ciamis, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Suasana hangat terasa di Ruang VIP Pendopo Bupati Ciamis saat jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis menerima kunjungan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Rabu (6/5/2026).
Pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi. Ada pengakuan besar yang disampaikan langsung oleh BAZNAS RI yakni pengelolaan zakat di Ciamis dinilai layak menjadi rujukan nasional.
Pimpinan BAZNAS RI, Rizaluddin Kurniawan, secara terbuka mengapresiasi kinerja BAZNAS Ciamis yang dinilai konsisten, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“BAZNAS Ciamis sering saya jadikan rujukan bagi daerah lain yang ingin belajar bagaimana mengelola zakat dengan baik,” ujar Rizaluddin.
Menurutnya, capaian tersebut tidak datang begitu saja. Ada kombinasi kuat antara kebijakan pemerintah daerah dan kesadaran kolektif masyarakat yang terus tumbuh.
Baca juga: 10 Warga Ciamis–Majalengka Jadi Korban Penipuan Modus MBG, Oknum Guru Rugikan Rp384 Juta
Ia bahkan menyoroti peran kepemimpinan Bupati Ciamis sebagai faktor penting di balik keberhasilan tersebut.
“Di samping kesadaran masyarakat yang tinggi, ini juga tidak lepas dari leadership bupati,” tambahnya.
Di sisi lain, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa kekuatan utama daerahnya terletak pada budaya masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai gotong royong.
Budaya itu, kata dia, menjadi fondasi kuat dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam berzakat, berinfak, dan bersedekah.
“Alhamdulillah, kesadaran masyarakat untuk berzakat, bersedekah, maupun berinfak sangat tinggi. Ini menjadi potensi besar bagi daerah,” ungkap Herdiat.
Ia juga tidak menampik, keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi tantangan tersendiri.
Namun, justru dari keterbatasan itu, muncul kekuatan lain yaitu solidaritas sosial masyarakat.
Herdiat menekankan, kunci utama menjaga kepercayaan publik adalah transparansi.
“Sekarang masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Mereka semakin percaya karena pengelolaannya dilakukan secara terbuka dan transparan,” tegasnya.
Pengakuan dari BAZNAS RI ini sekaligus menegaskan posisi Ciamis sebagai salah satu daerah dengan tata kelola zakat yang tidak hanya baik secara administratif, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS diharapkan semakin kuat, menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berkelanjutan.(*)