Sepasang Kekasih Meninggal dalam Kecelakaan Adu Jangkrik Yamaha Nmax vs Aerox
Robertus Didik Budiawan Cahyono May 06, 2026 03:19 PM

Sepasang kekasih meninggal dalam kecelakaan adu jangkrik antara Yamaha Nmax versus (vs) Yamaha Aerox di Jalan Mahendradatta, Denpasar, Bali.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (3/5/2026) malam sekira pukul 21.10 Wita. Tepatnya di jembatan sebelah selatan SPBU Denpasar Barat.

Sepasang kekasih tersebut berboncengan naik sepeda motor Yama Nmax nomor polisi DK 5772 ABO. Keduanya berinisial berinisial IMS (28) sebagai pengendara dan penumpangnya, seorang perempuan berinisial KH (27).

Mereka mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di rumah sakit.  Sedangkan pengendara Yamaha Aerox DK 6881 AEU berinisial BS (17) luka-luka menjalani perawatan intensif.

Peristiwa tersebut sempat menyedot perhatian warga sekitar dan pengguna jalan. Situasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) memperlihatkan kondisi kedua kendaraan, Yamaha Nmax dan Yamaha Aerox ringsek parah pada bagian depan akibat benturan keras di area tikungan.

Satu unit sepeda motor matic berukuran besar, Nmax tampak hancur lebur pada bagian depannya. Puing-puing bodi motor berserakan di aspal, menunjukkan kerasnya benturan yang terjadi. 

Tak berselang lama, satu unit ambulans BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. 

Petugas kepolisian pun segera mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat karena banyaknya warga yang berkerumun di sekitar korban yang tergeletak.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa kedua korban meninggal dunia sempat dilarikan ke RS Prof. Ngoerah (RSUP Sanglah). Namun nyawa mereka tidak tertolong akibat luka berat yang diderita.

"Korban meninggal dunia adalah pengendara Nmax berinisial IMS (28) dan penumpangnya, seorang perempuan berinisial KH (27)," ujar Iptu Gede Adi Saputra Jaya dikutip dari TribunBali.com. 

"Keduanya mengalami cedera kepala berat (CKB) dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit," imbuhnya. 

Berdasarkan hasil olah TKP dan laporan kepolisian, kronologi kejadian bermula ketika IMS yang membonceng KH bergerak dari arah utara menuju ke selatan. 

Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalur tikungan, IMS diduga kurang berhati-hati saat berusaha mendahului kendaraan yang ada di depannya.

"Pengendara N-Max mengambil jalur terlalu ke kanan saat menyalip. Di saat yang bersamaan, muncul sepeda motor Aerox yang dikendarai oleh BS (17) dari arah berlawanan atau dari selatan ke utara," bebernya. 

Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan adu jangkrik tidak dapat terhindarkan. Akibat benturan tersebut, IMS dan KH yang diduga tidak mengenakan helm saat berkendara ini terpental hingga mengalami luka fatal. 

Sementara itu, pengendara Yamaha Aerox, BS berhasil selamat namun mengalami luka-luka yang cukup serius.

"Untuk pengendara Aerox berinisial BS mengalami retak pada tulang pipi kanan dan bengkak pada bagian bibir. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bali Med Denpasar," ungkapnya. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.