Bapenda Sumsel Gencarkan Program SIGUNTANG MENYAPA untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan
Yandi Triansyah May 06, 2026 04:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Program layanan "jemput bola" bertajuk SIGUNTANG MENYAPA terus digencarkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Selatan (Sumsel) guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di seluruh wilayah kabupaten/kota. 

Hingga Selasa (5/5/2026), tercatat sebanyak 900 unit kendaraan telah melakukan pembayaran pajak melalui aksi turun lapangan yang menyasar pusat-pusat keramaian tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak setiap hari Selasa di seluruh kabupaten/kota, dengan melibatkan Bapenda Sumsel, Jasa Raharja Sumsel, serta Ditlantas Polda Sumsel.

Khusus di Palembang, kegiatan berlangsung pada Selasa (5/5/2026) di sejumlah lokasi, yakni Palembang Square, Palembang Icon, dan Kolam Renang Lumban Tirta.

Kepala Bapenda Sumsel, Achmad Rizwan, mengatakan program ini merupakan langkah “jemput bola” untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

“Melalui SIGUNTANG MENYAPA, kami hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di pusat-pusat aktivitas seperti mal, pasar, hingga perkantoran. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah dan sadar untuk memenuhi kewajiban pajaknya,” kata Rizwan, Rabu (6/5/2026).

Berdasarkan data Aplikasi SIGUNTANG per 5 Mei 2026, tercatat sebanyak 5.834 unit kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, masih belum melakukan pembayaran pajak. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 900 unit kendaraan telah melakukan pembayaran atau sekitar 15,42 persen.

Rizwan menyebut capaian tersebut menjadi indikator positif terhadap efektivitas program yang baru dua kali dilaksanakan sejak diluncurkan oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru.

“Alhamdulillah, sudah ada 900 kendaraan yang melakukan pembayaran. Ini menunjukkan respons masyarakat cukup baik. Kami optimistis ke depan angka kepatuhan akan terus meningkat,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan SIGUNTANG MENYAPA akan terus menyasar berbagai titik strategis, seperti kantor OPD Pemprov dan Pemkab/kota, pusat perbelanjaan, pasar, restoran, rumah sakit, hingga kantor perusahaan swasta, BUMD, dan BUMN.

Dengan pendekatan langsung ke lapangan, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya membayar pajak untuk pembangunan daerah, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.