Mulan Jameela Protes ke Ahmad Dhani Koar-koar Serang Maia Estianty, Akun Instagram Kini Disita
Moch Krisna May 06, 2026 07:32 PM

 

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Insiden peretasan akun Instagram Ahmad Dhani ternyata tidak hanya berbuntut pada urusan hukum, tetapi juga memicu ketegangan kecil di rumah tangganya.

Sang istri, Mulan Jameela, disebut melayangkan protes keras kepada Ahmad Dhani tak lama setelah akunnya berhasil dipulihkan.

Dalam wawancara terbarunya, Ahmad Dhani mengungkapkan bahwa Mulan merasa gerah dengan aktivitas media sosial Dhani yang berujung kembali di-hack.

Baca juga: Ahmad Dhani Kantongi Identitas Peretas Instagramya, Siap Laporkan Usai Ada Korban Rugi Rp40 Juta

 

UNGGAHAN AHMAD DHANI - Unggahan aneh dalam instagram @ahmaddhaniofficial munculkan kejangalan, karena bukan aktifitas sehari-harinya namun malah giveaway emas.
UNGGAHAN AHMAD DHANI - Unggahan aneh dalam instagram @ahmaddhaniofficial munculkan kejangalan, karena bukan aktifitas sehari-harinya namun malah giveaway emas. (Instagram/ @ahmaddhaniofficial)

 

Protes ini bukan tanpa alasan, Dhani kembali mengunggah dokumen laporan palsu Maia Estianty soal KDRT pada 2008 silam.

Akunnya tersebut kini kembali diretas hingga sempat digunakan oknum tak bertanggung jawab untuk menipu orang dengan modus jualan emas dan handphone.

"Saya dimarahin sama keluarga, terutama sama istri gara-gara posting yang terakhir itu. 'Kamu sih posting-posting begitu lagi,' katanya."

Mulan Jameela lantas mengambil alih pengelolaan akun Instagram Ahmad Dhani agar lebih selektif dalam mengunggah konten.

"Dan sekarang akun saya dipegang istri beneran, sedih saya, padahal saya mau posting lagi," ungkap Ahmad Dhani sambil tersenyum.

Hal ini dilakukan demi menghindari kejadian serupa di kemudian hari, terutama mengingat posisi Dhani saat ini sebagai pejabat publik dan anggota DPR RI.

Baca juga: Balasan Maia Estianty Saat Dituding Ahmad Dhani, Puji Irwan Mussry: Suami Pembawa Rezeki

Menariknya, Dhani yang dikenal garang di atas panggung kini mengaku tak lagi memiliki akses bebas ke media sosialnya sendiri.

Segala konten yang akan diunggah harus melalui filter ketat dari Mulan Jameela.

"Bukan saya yang selektif, Mbak Mulan yang selektif. Kalau saya sih enggak pernah selektif. Jadi sama Mbak Mulan sekarang," jelas Dhani.

Ia bahkan berkelakar bahwa dirinya harus merayu istrinya agar bisa kembali memegang akunnya.

"Saya mesti merayu nih malam ini. Enggak tahu sampai kapan, tergantung negosiasi nanti," tambahnya.

 

Ada Korban Alami Kerugian

Di sisi lain, Dhani sendiri mengaku sudah mengantongi identitas dari pelaku peretas akun Instagramnya setelah melakukan pelacakan bersama tim IT.

Ia mengungkapkan diduga dari sindikat asal Sulawesi.

Pelaku disebut merupakan residivis kasus penipuan yang berdomisili di luar Pulau Jawa.

Pentolan Dewa 19 ini mengungkapkan bahwa peretasan terjadi sesaat setelah akunnya dinyatakan pulih dari gangguan sebelumnya.

Bukannya aman, akun tersebut justru disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan berkedok penjualan emas.

"Sudah tahu pelakunya orang Sulawesi dan residivis penipuan. Itu saya tahu setelah berkoordinasi dengan tim IT dan pihak-pihak terkait," tegas Ahmad Dhani, ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).

Aksi peretasan ini ternyata bukan sekadar gangguan digital biasa. Dhani menyebut bahwa akunnya telah digunakan pelaku untuk menjaring korban.

Salah satu warga bahkan melaporkan telah tertipu hingga puluhan juta rupiah karena mengira promo emas tersebut asli berasal dari Dhani.

"Sudah ada korbannya dari jualan emas ini. Ada satu orang meminta saya bertanggung jawab, dia merugi Rp 40 juta. Saya tidak bayar kerugiannya, justru saya meminta dia untuk bersama-sama lapor polisi," ungkap suami Mulan Jameela itu.

Dhani menyayangkan peretasan ini menimpa dirinya, terlebih posisinya saat ini sebagai pejabat publik. Ia mengkhawatirkan keamanan siber di Indonesia jika akun tokoh publik dapat ditembus dengan mudah.

Didampingi kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian, Ahmad Dhani berencana menyambangi Bareskrim Polri pada Kamis (7/5/2026) esok untuk membuat laporan resmi.

Langkah hukum ini diambil untuk memberikan efek jera sekaligus melindungi masyarakat dari penipuan serupa.

"Rencananya kami akan lapor ke Bareskrim. Laporan klien kami dan korban penipuan ini akan dilakukan beriringan. Semua bukti sudah kami pegang, tinggal proses laporannya saja," jelas Aldwin Rahadian.

Dhani berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas mengingat identitas dan rekam jejak pelaku sebagai residivis sudah teridentifikasi dengan jelas.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengikutnya untuk tidak mudah percaya pada unggahan yang bersifat transaksi keuangan yang muncul di akun media sosialnya selama masa pemulihan ini.

(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.