Laporan Wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara|Aceh Tengah
Tribungayo.com, Takengon – Rumah Tani Nusantara kembali melepas komoditas pertanian unggulan dari Kabupaten Aceh Tengah ke pasar nasional.
Sebanyak 45 ton kentang dan alpukat diberangkatkan dalam seremoni pelepasan yang berlangsung, di gudang Rumah Tani di Pendere Saril, Bebesen, Aceh Tengah, Rabu (6/5/2026).
Direktur Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah, Helmia Putra, mengatakan pelepasan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menyerap hasil pertanian petani di Aceh Tengah dan Bener Meriah.
“Sejak 27 November hingga hari ini, penyerapan hasil pertanian melalui Rumah Tani mencapai ratusan ton. Untuk cabai saja sudah sekitar 400 ton, kemudian durian 100 ton yang dipasarkan hingga ke luar daerah seperti Medan dan beberapa wilayah di Jawa,” ujar Helmia.
Ia menambahkan, khusus komoditas kentang, pengiriman ke Rumah Tani Jakarta telah mencapai sekitar 400 ton.
“Pelepasan malam ini total 45 ton, terdiri dari 40 ton alpukat dan 10 ton kentang. Ini bentuk komitmen kami dalam menjaga kesinambungan pasar bagi petani,” jelasnya.
Sementara itu, Ceo Rumah Tani Nusantara menyebutkan bahwa kualitas kentang Gayo dinilai mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kentang Gayo bahkan lebih baik dibandingkan daerah lain seperti Dieng. Kami sudah uji coba, hasilnya sangat kompetitif,” katanya.
Bahtiar menambahkan saat ini sekitar 25 ribu petani telah tergabung dalam jaringan Rumah Tani.
Ia berharap stabilitas harga, khususnya cabai, dapat terus terjaga, termasuk pada momen hari besar keagamaan.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Ferry Irawan, menegaskan pentingnya kolaborasi antar pihak dalam memperkuat rantai distribusi hasil pertanian.
“Kita ingin hasil pertanian di Aceh bisa langsung terserap setiap panen. Kolaborasi antara petani, Rumah Tani, PT Pos, dan pemerintah daerah menjadi kunci agar distribusi berjalan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menekan laju inflasi.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan harga-harga bisa lebih terkendali,” tambahnya.
Staf Ahli Bupati Aceh Tengah Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Anshary, turut mengapresiasi peran Rumah Tani Nusantara dalam mendukung pemasaran komoditas lokal.
“Kami berterima kasih atas dukungan Rumah Tani. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk menekan rantai distribusi dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat, khususnya dalam bentuk pendampingan dan modernisasi sektor pertanian agar hasil produksi semakin optimal.
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Yuli Sri Wilanti.(*)
Baca juga: Lobi Akses Ekspor Kopi Gayo ke Amerika, Kadin Bener Meriah Temui KJRI dan ITPC Los Angeles