Persembunyian Terendus Polisi, Pembunuh Nenek Dumaris Sempat Lari ke Kota Ini
Noval Andriansyah May 06, 2026 09:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pekanbaru - Persembunyian para pelaku pembunuhan akhirnya terendus polisi. Pembunuh nenek Dumaris sempat kabur hingga ke luar kota sebelum akhirnya diringkus di dua lokasi berbeda.

Empat pelaku perampokan sekaligus pembunuhan sadis di Pekanbaru itu ditangkap setelah sempat berpencar. Mereka dibekuk di wilayah Aceh Tengah dan Kota Binjai, Sumatera Utara.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Anggi Rian Dianta, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian hingga ke SPBU Muara Fajar, tempat para pelaku terakhir mengisi BBM.

Dari situ, polisi membagi tim dan langsung melakukan pengejaran ke dua arah, yakni ke Aceh dan Medan.

Tim yang bergerak ke Sumatera Utara dipimpin Kompol Rainly, berkoordinasi dengan tim yang lebih dulu mengejar ke wilayah Aceh.

Baca juga: Hukuman Mati Membayangi 4 Tersangka Pembunuhan Dumaris, Polisi Temukan Fakta Ini

Setelah otak pelaku dan eksekutor lebih dulu diamankan di Aceh, polisi mendapat informasi dua pelaku lain berada di Kota Binjai.

Penangkapan dua tersangka di Binjai berlangsung cepat. Keduanya diamankan sebelum sempat lama bersembunyi.

Dikutip dari TribunPekanbaru.com, Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Edi Sucipto, mengaku tidak mengetahui adanya penangkapan tersebut.

Menurut Edi, kedua tersangka baru saja datang ke Binjai untuk mengontrak rumah di Gang Tempel, Jalan Perintis Kemerdekaan.

"Informasi yang saya peroleh kedua tersangka mau ngontrak rumah. Belum ada satu hari mereka mengontrak, pagi mereka masuk, sore sudah ditangkap," kata Edi.

Ia juga menyebut, para tersangka belum sempat melapor ke pihak lingkungan karena belum genap 1x24 jam tinggal di lokasi.

"Karena yang memang belum 1x24 jam mereka mengontrak," ucapnya.

Saat penangkapan berlangsung, Edi mengaku tidak melihat langsung prosesnya.

"Saya enggak melihat keduanya dibawa. Dan saya pulang dari masjid usai Salat Magrib sudah tidak ada lagi personel kepolisian," tutupnya.

Identitas Tersangka

Adapun identitas dua tersangka yang ditangkap di Binjai yakni Selamat alias Amat (34), warga Bener Meriah, Aceh, dan Lisbet Barasa (22), warga Humbang Hasundutan.

Warga sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan juga mengaku kaget dengan kedatangan tim gabungan dari Polres Binjai, Jatanras Polda Riau, dan Polresta Pekanbaru.

Pasalnya, petugas yang datang mengenakan pakaian preman dan langsung bergerak cepat.

"Kejadiannya begitu cepat. Memang kami lihat ada ramai-ramai, tapi kami gak tau ada penangkapan," ujar seorang warga.

Menurut warga, saat itu kondisi lingkungan memang relatif sepi karena bertepatan dengan libur Hari Buruh Internasional.

"Kami pun baru tau, kalau itu penangkapan tersangka yang membunuh lansia yang viral di Pekanbaru," katanya.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

"Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai dan tim gabungan Jatanras Polda Riau serta Polresta Pekanbaru mendapat informasi bahwa tersangka Selamat dan Lisbet berada di Jalan Perintis Kemerdekaan," jelasnya.

Mendapat informasi itu, tim langsung melakukan penyisiran dan mengamankan keduanya pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Binjai guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Kemudian dibawa ke Polresta Pekanbaru via jalur udara dari Bandara Kualanamu," kata Hizkia.

Sebelumnya, korban Dumaris (60) ditemukan tewas di rumahnya di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4/2026) siang.

Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi bersimbah darah.

Dari rekaman CCTV, terlihat para pelaku datang menggunakan mobil hitam. Salah satu di antaranya diduga merupakan menantu korban berinisial AF.

Awalnya situasi terlihat biasa saja. Korban sempat keluar rumah dan menyambut para tamu tersebut.

Namun tak lama kemudian, seorang pria yang diduga selingkuhan AF datang sambil membawa kayu balok.

Tanpa banyak kata, pria itu langsung memukul kepala korban hingga terkulai.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.