TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Michael Carrick tampaknya tak hanya sukses mengangkat performa Manchester United di atas lapangan, tetapi juga membawa dampak besar dari sisi finansial bagi para pemainnya setelah memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Memastikan diri finis di lima besar Liga Inggris 2025/2026 membuat klub berjuluk Setan Merah itu kembali ke kompetisi elite Eropa setelah absen selama dua musim.
Pencapaian ini memperkuat posisi Michael Carrick sebagai kandidat kuat manajer permanen, usai tampil impresif sejak menggantikan Ruben Amorim pada Januari lalu.
Dalam periode singkat tersebut, Carrick mencatatkan 10 kemenangan dari 14 pertandingan, sebuah rekor yang menjadi fondasi kebangkitan United di paruh kedua musim.
Selain mengunci tiket Liga Champions, MU justru dipusingkan dengan efek kenaikan gaji para pemainnya hingga bisa menyulitkan menjual Marcus Rashford.
Kesuksesan ini juga berdampak langsung pada kesejahteraan skuad.
Berdasarkan laporan Talk Sport, mayoritas pemain Manchester United akan menerima kenaikan gaji hingga 25 persen sebagai bonus atas keberhasilan lolos ke Liga Champions.
Kapten tim, Bruno Fernandes, yang merupakan pemain dengan bayaran tertinggi di klub, diperkirakan akan memperoleh sekitar £250.000 (sekitar Rp5,9 miliar) per pekan setelah kenaikan tersebut.
Baca juga: Cunha Diparkir dari Klub Demi Piala Dunia 2026, Manchester United Akhirnya Membantah
Selain itu, sejumlah pemain juga telah mengamankan masa depan mereka di klub.
Harry Maguire dikabarkan mendapat perpanjangan kontrak satu tahun, sementara Kobbie Mainoo menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun. Keduanya disebut memiliki klausul insentif terkait partisipasi di Liga Champions.
Menariknya, kenaikan gaji ini juga berpotensi berlaku bagi pemain yang sedang dipinjamkan, seperti Marcus Rashford yang dipinjamkan ke Barcelona dan Andre Onana di Trabzonspor.
Padahal, keduanya tidak terlibat langsung dalam perjuangan tim musim ini.
Situasi ini bisa menjadi dilema bagi Manchester United, terutama jika klub berencana melepas mereka pada bursa transfer musim panas.
Gaji yang lebih tinggi berpotensi menyulitkan proses penjualan karena klub peminat harus menyesuaikan beban finansial.
Jika skema kenaikan gaji ini benar diterapkan, maka setidaknya lima pemain Manchester United berpotensi menerima bayaran lebih dari £200.000 (sekitar Rp4,7 miliar) per pekan musim depan.
Selain Bruno Fernandes dan Harry Maguire, nama lain yang masuk kategori tersebut adalah Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Matthijs de Ligt.
Kenaikan gaji ini bisa dilihat sebagai bentuk apresiasi klub terhadap kerja keras pemain dalam mengembalikan Manchester United ke level tertinggi sepak bola Eropa.
Namun di sisi lain, kebijakan ini juga menuntut manajemen untuk lebih cermat dalam mengatur struktur keuangan agar tetap seimbang.
Dengan kembali tampil di Liga Champions, ekspektasi terhadap Manchester United musim depan jelas akan meningkat, baik dari segi prestasi maupun stabilitas tim di dalam dan luar lapangan.
(Tribunnews.com/Ali)