‎Perkuat Harmoni Kota, Satukan Anggota Demi Kepentingan Warga, Syaifuddin Zuhri Pimpin DPRD Surabaya
Sudarma Adi May 06, 2026 10:14 PM

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - ‎Kader loyal PDIP Surabaya, Syaifuddin Zuhri resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Rabu (6/5/2026).

Dia menggantikan Adi Sutarwijono yang meninggal dunia pada 10 Februari 2026.

‎Sekretaris DPC PDIP Surabaya yang akrab disapa Kaji Ipuk itu melanjutkan periode kepemimpinan DPRD hingga 2029. Sosok yang dikenal egaliter ini diambil sumpah dan janji sebagai ketua DPRD dalam rapat paripurna.

‎‎Politisi PDIP kelahiran Surabaya, 12 April 1971 itu diambil sumpah jabatannya. Pengambilan sumpah itu dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Surabaya.

‎Perkuat Harmoni

Baca juga: Pelantikan Ketua DPRD Surabaya Belum Digelar, Gubernur Jatim Khofifah Tunggu Surat Resmi DPRD

‎‎Kaji Ipuk bertekad untuk makin memperkuat harmoni kota dalam menuntaskan sisa periode sebagai ketua DPRD Surabaya. DPRD akan bekerja bersama Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memajukan Kota Surabaya.

‎‎Sebuah tantangan yang harus terus dijalankan di tengah anomali dan tekanan ekonomi global. Dalam situasi apa pun, kepentingan rakyat tetap menjadi paling prioritas.

‎‎"Kami akan segera menyiapkan langkah harmoni bersama Pemkot dan 50 anggota dewan yang lain. Kami berkomitmen melanjutkan kerja-kerja kerakyatan pendahulu saya, Pak Adi Sutarwijono," kata Ipuk usai dilantik.

‎‎Langkah itu berjalan seiring dengan Pemkot dalam ikut memonitor dan meluruskan arah pembangun yang berdampak pada kesejahteraan warga. Baik pembangunan fisik maupun sumber daya manusia.

‎‎Tantangan Makin Kompleks

‎‎Kaji Ipuk mengakui tantangan ke depan semakin kompleks. Beban kerja juga  meningkat. Namun menurutnya, yang paling mendasar adalah menjaga kekompakan antaranggota DPRD.

‎‎“Yang penting itu menyatukan 50 anggota DPRD untuk satu tujuan, kepentingan rakyat. Mereka berlatar politik yang berbeda dan harus menyatu dalam urusan masyarakat,” katanya.

‎‎Pihaknya juga akan membuka komunikasi dengan berbagai elemen dan tokoh masyarakat. Dia juga butuh masukan demi kebaikan Surabaya.

‎‎Ketua DPRD yang baru itu juga akan memperkuat komunikasi dengan semua pihak untuk menyerap masukan. "Kami butuh saran agar kebijakan yang diambil bisa komprehensif dan tepat sasaran,” katanya.

‎‎Selain itu, Ipuk juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap program pembangunan yang berdampak pada ekonomi, termasuk opsi pembiayaan strategis seperti pinjaman daerah.

‎Selama pembangunan berdampak untuk rakyat harus didukung.

‎‎Surabaya yang sudah kondusif dan saling menguatkan akan makin ditingkatkan. Fungsi kedewanan mulai pengawasan, budgeting, dan legislasi akan dioptimalkan untuk melihat kepentingan rakyat.

‎‎Respons Positif Wali Kota

‎‎Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut positif pelantikan Ketua DPRD yang baru. Eri berharap, momentum ini mampu mempercepat kinerja bersama antara eksekutif dan legislatif.

‎‎“Alhamdulillah hari ini sudah diparipurnakan. Semoga dengan pelantikan ini, kinerja bersama antara Pemkot dan DPRD bisa lebih cepat lagi dan semakin bermanfaat untuk masyarakat Surabaya,” kata Eri.

‎‎Sinergi antara dua lembaga ini dinilai menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan kota, sekaligus memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

‎‎Dengan kepemimpinan baru di DPRD, harapan besar pun mengemuka. Menghadirkan lembaga legislatif yang semakin responsif, adaptif, dan solid dalam mengawal aspirasi warga Surabaya menuju kota yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan. ‎

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.