TRIBUNKALTARA.COM - Momen istimewa menanti juara Liga Italia Serie A 2025/2026 Inter Milan, pasukan Cristian Chivu bakal disambut Paus Leo XIV di Vatikan.
Seusai meraih Scudetto, Inter Milan masih akan melakoni jadwal padat di sisa kahir musim kompetisi.
Dalam waktu dekat, klub berjulukan Nerazzurri itu harus dua kali mengunjungi Kota Roma untuk menghadapi Lazio di Liga Italia Serie A dan Coppa Italia.
Sebelum duel Lazio vs Inter Milan akhir pekan ini, pasukan Cristian Chivu lebih dulu dijadwalkan bertemu dengan Pemimpin Gereja Katolik tertinggi se-dunia, Paus Leo XIV.
Berdasarkan pengumuman resmi klub, pertemuan dengan Paus Leo XIV akan dilangsungkan beberapa jam sebelum kick off Lazio vs Inter Milan, Sabtu (9/5/2026) waktu setempat.
"Dalam rangka laga tandang ke Roma melawan Lazio, seluruh anggota skuad, pelatih Cristian Chivu, dan jajaran manajemen akan diterima dalam sebuah audiensi khusus oleh Paus Leo XIV di Vatikan," bunyi pernyataan klub melalui laman inter.it, Rabu (6/5/2026).
"Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei, pukul 10:00 pagi waktu setempat. Kunjungan ke hadapan Bapa Suci ini akan menjadi pembuka agenda di hari tersebut, sebelum Inter turun ke lapangan untuk menghadapi Lazio di Stadion Olimpico pada pukul 18:00," lanjut pernyataan klub.
Baca juga: Momen Chivu Rendah Hati, Beri Panggung untuk Pahlawan Tersembunyi Scudetto Inter Milan
Momen spesial seperti ini seolah menjadi tradisi di Italia, terutama bagi klub yang berhasil menjadi juara Liga Italia Serie A.
Tahun lalu, Paus Leo XIV juga menyambut Napoli di Vatikan, selaku peraih Scudetto musim 2024/2025.
Dalam audiensi tersebut, Paus kelahiran Amerika Serikat itu menerima skuad Napoli beserta staf dan pelatih Antonio Conte, sembari saling melempar candaan dan diskusi.
Bapa Suci juga dikenal kerap berinteraksi dengan para atlet dan orang-orang dari dunia olahraga.
Tak hanya peraih Scudetto, awal tahun ini Paus Leo XIV juga menyambut hangat Como 1907 di Vatikan.
Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, beserta pelatih Cesc Fabregas, dan para pemain menyerahkan jersey khusus kepada Paus.
Sementara itu, duel Lazio vs Inter Milan pada giornata 36 Liga Italia Serie A bakal berlangsung sepi dan minim sorotan.
Bukan hanya karena persaingan Scudetto telah berakhir, melainkan absennya ultras tifosi Lazio dan Inter Milan.
Ultras kedua klub sepakat tidak hadir di Stadion Olimpico akhir pekan ini.
Baca juga: Profil Petar Sucic, Pahlawan Baru Inter Milan, Senjata Rahasia Chivu dari Bangku Cadangan
Aksi tersebut merupakan bentuk kelanjutan protes ultras Lazio terhadap kepemilikan klub, yang kali ini diikuti ultras Inter Milan sebagai bentuk solidaritas.
Menurut laporan Radio Laziale, perwakilan ultras Lazio mengonfirmasi pemboikotan tersebut dan menyatakan bahwa kedua basis suporter akan berkumpul di Ponte Milvio sebelum kick-off, dan tidak akan masuk ke stadion.
Aksi ini merupakan bagian dari protes lebih luas yang mewarnai paruh kedua musim Lazio.
Selain itu, langkah ini juga disebut sebagai strategi taktis, mengingat final Coppa Italia Lazio vs Inter Milan bakal berlangsung di lokasi yang sama berselang empat hari setelah duel di Serie A.
Boikot hanya berlaku untuk pertandingan di Serie A, sedangkan kedua ultras berkomitmen untuk tetap memeriahkan final Coppa Italia di stadion.
"Untuk laga final, kami akan berada di dalam stadion," tegas seorang perwakilan kelompok suporter, mengutip Football Italia.
(*)
(TribunKaltara.com/ Cornel Dimas Satrio K)