TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kunjungan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin ke wilayah Kediri, Rabu (6/5/2026), tak hanya meninjau rencana pembangunan satuan baru TNI, tetapi juga menyoroti kuatnya sinergi antarpemerintah daerah. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Bupati Kediri Hanindhito Pramono tampak kompak mendampingi agenda tersebut.
Kehadiran dua kepala daerah dalam satu kunjungan dinilai menjadi pemandangan yang jarang terjadi. Pangdam menyebut kekompakan ini sebagai contoh positif dalam membangun koordinasi lintas wilayah.
"Ini baru sekali melihat di kunjungan saya ke satu wilayah ada bupati ada wali kota. Di area yang bertetangga sama-sama mendampingi. Luar biasa ini perlu kita apresiasi dan saya sangat bangga," kata Mayjen TNI Rudy Saladin.
Menurutnya, soliditas tersebut mencerminkan hubungan yang harmonis tidak hanya di internal Forkopimda, tetapi juga antarwilayah. Ia berharap pola sinergi seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Baca juga: Pesan Kang Marhaen saat Workshop Psikoedukasi : Punya Kontrol Diri dan Ambil Keputusan Positif
"Ini harus dipertahankan bahkan ditularkan ke Forkopimda lain," tegasnya.
Kunjungan ini sekaligus untuk meninjau lokasi pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (TP) yang akan dibangun di Dusun Putuk, Desa Banaran, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Satuan baru tersebut direncanakan bernama Ksatria Joyoboyo.
Dalam pemaparannya, Pangdam menjelaskan bahwa pembangunan Yonif TP di Kediri merupakan bagian dari tahap keempat program nasional. Secara keseluruhan, akan ada 17 Yonif TP yang dibangun pada tahap ini.
"Di Kodam V/Brawijaya saat ini sudah ada 9 Yonif Teritorial Pembangunan selama tiga tahap. Untuk progres tahap pertama sudah mulai penebalan dan infrastruktur mulai berlanjut ke tahap berikutnya," jelasnya.
Selain itu, juga direncanakan pembentukan tiga Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan yang akan ditempatkan di beberapa daerah di Jawa Timur.
Rencananya Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan akan ada di Blitar, Situbondo, dan Sampang," imbuh Pangdam.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tersebut. Ia menilai kehadiran Yonif TP tidak hanya berdampak pada sektor pertahanan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pemerintah daerah siap bersinergi dengan TNI dalam mendukung kelancaran pembangunan ini. Meskipun letaknya di wilayah kabupaten, saya yakin manfaatnya akan dirasakan masyarakat Kota dan Kabupaten Kediri," ujarnya.
Sebelum melakukan peninjauan lokasi, Pangdam V/Brawijaya juga menggelar silaturahmi bersama jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Kediri di Yonif 521/Dadaha Yodha. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah Kediri.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)