WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Marwan Cik Asan, menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 % (year-on-year) pada triwulan I-2026 sebagai sinyal positif di tengah ketidakpastian global.
“Capaian ini patut diapresiasi dan menunjukkan fondasi ekonomi domestik yang relatif kuat.
Dengan tren ini, target pertumbuhan APBN 2026 sebesar 5,4 % menjadi semakin realistis,” ujar Marwan melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Namun demikian, Marwan mengingatkan bahwa pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya berkualitas.
Ia menyoroti masih dominannya sektor tenaga kerja informal, yang mencapai sekitar 59?ri total tenaga kerja nasional.
“Artinya, sebagian besar pekerja kita masih menghadapi produktivitas rendah, pendapatan tidak stabil, dan minim perlindungan sosial. Ini menjadi pekerjaan rumah besar,” tegasnya.
Baca juga: Bank Indonesia Catat Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,71 Persen di Akhir 2025
Menurutnya, struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia juga masih menghadapi tantangan, terutama karena ketergantungan tinggi pada konsumsi domestik, sementara kontribusi sektor produksi bernilai tambah dan ekspor masih terbatas.
Karena itu, Marwan menekankan pentingnya menjadikan momentum pertumbuhan ini untuk mendorong transformasi ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Ia mendorong pemerintah untuk fokus pada lima langkah strategis:
“Pertumbuhan 5,61 % bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana pertumbuhan itu mampu menciptakan lapangan kerja formal dan meningkatkan kesejahteraan rakyat secara nyata,” pungkas Marwan