LONGSOR Tutup Akses Jalan Alternatif Menuju Desa Bebetin, Senderan Jebol Kerugian Ditaksir Rp60 Juta
Anak Agung Seri Kusniarti May 07, 2026 02:03 AM

TRIBUN-BALI.COM - Peristiwa tanah longsor terjadi di Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng pada Rabu (6/5). Walaupun tidak ada korban jiwa, namun peristiwa longsor mengakibatkan jalan alternatif tertimbun. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Longsor terjadi di lahan pribadi milik warga bernama Komang Suartama. 

"Sesuai laporan yang kami terima melalui Pusdalop, ada sebuah rumah yang berada di kemiringan senderannya jebol akibat hujan," jelasnya. 

Baca juga: WALAU Goncangan Geopolitik, OJK Catat Kinerja Intermediasi Perbankan Tumbuh & Terus Mendorong UMKM  

Baca juga: JADI Penampil Utama Singa Kren Festival, 550 Seniman Kolosal Lintas Etnis Jadi Highlight Singa Kren 

Panjang senderan yang jebol mencapai 12 meter dengan ketinggian 4 meter. Peristiwa ini mengakibatkan kerugian materiil hingga Rp60 juta. Selain kerugian materiil, material yang longsor juga menutup jalan alternatif menuju ke Desa Bebetin, Kecamatan Sawan.

Setelah menerima laporan, analis kebencanaan bersama TRC BPBD Buleleng telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan asesmen di lapangan. Hasilnya, material longsor belum bisa dievakuasi. "Sampai saat ini jalur alternatif belum bisa dilintasi kendaraan," ucap Suyasa. 

Menurut mantan Camat Tejakula ini, evakuasi secara manual sebenarnya bisa dilakukan. Namun membutuhkan waktu lama. 

Oleh sebab itu, ia menyarankan pihak desa untuk komunikasi dengan Dinas PUPR Perkim Buleleng terkait peminjaman alat berat. Terlebih akses jalan alternatif ini merupakan aset Kabupaten. 

"Ini karena banyak material beton yang lumayan besar. Saat ini kami juga masih menunggu informasi dari pihak desa mengenai pelaksanaan gotong-royong evakuasi material. Kalau sudah ada jadwalnya kami siap membantu," imbuhnya.

Walaupun akses jalan tertutup, Suyasa menegaskan warga sekitar tidak terisolasi. Sebab masih ada akses jalan lain yang bisa dilintasi, yakni lewat jalur Banjar Dinas Pendem, Desa Bebetin. (mer)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.