TRIBUNSTYLE.COM - Kecelakaan hebat yang menyayat hati mengguncang Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang. Duel maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah truk tangki berakhir tragis, merenggut 16 nyawa sekaligus dalam sekejap.
Pihak manajemen PT ALS hingga kini masih terus memantau situasi di lapangan. Humas PT ALS, Alwi Matondang, mengonfirmasi bahwa bus nahas tersebut tengah dalam perjalanan panjang membawa penumpang dari Semarang menuju Medan.
"Informasi awal, bus itu berangkat dari Semarang menuju Medan," ungkap Alwi saat dihubungi pada Rabu malam.
Duka mendalam tidak hanya menyelimuti keluarga penumpang, tetapi juga internal perusahaan bus legendaris ini. Dari total 18 orang yang berada di dalam bus (termasuk kru), tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
"Yang meninggal, ada tiga kru bus juga, termasuk sopir," tambah Alwi. Hingga saat ini, proses identifikasi korban masih terus dilakukan, dan pihak manajemen tengah bersiap memberikan pendampingan bagi keluarga korban yang terdampak.
Baca juga: KEMATIAN Tragis 2 Gadis Kecil Saat Menyelam, Tak Tahu Kalau Tangki Scuba Berisi Helium 100 Persen
Tragedi ini bermula saat matahari sedang terik, tepatnya sekitar pukul 12.39 WIB. Bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan diduga mengalami kendala teknis yang cukup fatal.
Menurut laporan awal, muncul percikan api dari bagian bus saat melintas di wilayah Kecamatan Karang Jaya. Dalam situasi genting tersebut, sang sopir diduga mencoba membuang kemudi ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko api yang kian membesar.
Nahas, dari arah berlawanan, sebuah truk tangki melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan frontal pun tak terelakkan. Benturan keras tersebut menghancurkan bagian depan kedua kendaraan besar itu, memerangkap banyak orang di dalam kabin yang ringsek.
Baca juga: INNALILLAHI Ambulans Bawa Jenazah Tabrakan dengan Truk Tangki BBM di Lintas Indralaya, 3 Orang Tewas
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, menyatakan tim gabungan telah bekerja keras melakukan evakuasi di lokasi kejadian yang penuh puing kendaraan.
"Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia," jelas Mugono.
Rincian korban meninggal dunia terdiri dari:
Di tengah kepulan asap dan kehancuran, masih ada mukjizat bagi empat orang yang berhasil selamat, meski harus menanggung luka yang cukup parah. "Total 16 tewas, yang selamat ada empat orang, yang tiga luka bakar serius dan satu orang luka ringan," pungkasnya.
Kini, Lintas Sumatera di Muratara menyisakan duka yang mendalam. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya api yang menjadi awal petaka di siang bolong tersebut.
(TribunStyle.com/Kompas.com)