Terjebak Hantavirus di Tengah Laut, Kapal Pesiar Mewah Menuju Spanyol, Begini Nasib Para Penumpang
Sinta Darmastri May 07, 2026 08:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Drama mencekam di atas kapal pesiar mewah MV Hondius akhirnya memasuki babak baru. Setelah sempat terombang-ambing di lepas pantai Tanjung Verde akibat serangan wabah Hantavirus, kapal yang membawa hampir 150 orang ini resmi bertolak menuju Spanyol pada Rabu (6/5/2026).

Langkah darurat diambil setelah tiga nyawa melayang dan evakuasi medis besar-besaran dilakukan di tengah laut. Kini, dunia menyoroti perjalanan kapal tersebut menuju Tenerife, Kepulauan Canary, yang diperkirakan memakan waktu tiga hari perjalanan.

Evakuasi Dramatis dan Jejak Korban

Keberangkatan kapal ini menyusul proses evakuasi tiga penumpang melalui jalur udara. Dua di antaranya dilaporkan dalam kondisi serius. Ketiganya, yang berasal dari Belanda, Jerman, dan Inggris, kini diterbangkan menuju rumah sakit spesialis di Eropa untuk penanganan intensif.

Hingga saat ini, tragedi ini telah memakan tiga korban jiwa: sepasang warga Belanda dan seorang warga Jerman. Operator kapal, Oceanwide Expeditions, mengonfirmasi bahwa mereka yang dievakuasi menunjukkan gejala akut, sementara satu orang lainnya merupakan kontak erat dari korban meninggal.

Baca juga: CURHAT Pegawai Kapal Pesiar Mewah, Pusing Turuti Permintaan Aneh hingga Ekstrem dari Pelanggan Kaya

Ancaman Strain Andean: Jarang Terjadi, Namun Nyata

Hantavirus biasanya menular melalui tikus, namun strain yang ditemukan dalam wabah ini adalah jenis Andean. Otoritas kesehatan Afrika Selatan memperingatkan bahwa jenis ini memiliki karakteristik khusus yang berbeda dari biasanya.

“Ini adalah satu-satunya (strain hantavirus) yang diketahui dapat menyebabkan penularan antarmanusia, tetapi penularan seperti ini sangat jarang dan hanya terjadi karena kontak yang sangat dekat,” ungkap Kementerian Kesehatan Afrika Selatan.

Meskipun terdengar mengkhawatirkan, Direktur WHO Maria Van Kerkhove menegaskan bahwa risiko bagi masyarakat luas tetap rendah. Kontak dekat yang dimaksud bersifat sangat spesifik, seperti berbagi tempat tidur atau memberikan perawatan medis langsung, sehingga polanya jauh berbeda dengan flu atau COVID-19.

Skenario Karantina Ketat di Spanyol

Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia, telah menyiapkan protokol ketat setibanya kapal di Tenerife:

  • Warga Spanyol: Sebanyak 14 penumpang akan langsung dibawa ke rumah sakit militer di Madrid untuk karantina ketat.
  • Warga Asing: Penumpang non-Spanyol yang sehat akan segera dipulangkan ke negara masing-masing.
  • Masa Inkubasi: Mengingat Hantavirus bisa bersembunyi hingga 45 hari dalam tubuh, pemantauan akan dilakukan secara mendalam.

Baca juga: Panggil Keamanan! Wanita Penumpang Kapal Pesiar Pergoki Seorang Staf Pria Merekamnya di Toilet

Suasana di Dalam Kapal: Antara Waspada dan Tenang

Meski berada di bawah bayang-bayang wabah, kondisi di dalam kabin MV Hondius dilaporkan tetap terkendali. Salah satu penumpang, Kasem Hato, berbagi cerita bahwa moral para penumpang tetap terjaga meski protokol kesehatan diperketat.

Masker dan hand sanitizer kini menjadi teman setia mereka. Di tengah ketidakpastian, para penumpang mengisi waktu dengan membaca atau menonton film, mencoba menjaga kewarasan di tengah penantian menuju daratan yang aman.

(TribunStyle.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.