Aryanto Sopir Truk Tangki BBM Asli Desa Belani Muratara, Tinggalkan Istri dan 3 Anak, Dulunya Kernet
Welly Hadinata May 07, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Keluarga Aryanto (49), sopir truk tangki milik PT Seleraya yang menjadi korban kecelakaan maut Bus ALS di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), mendatangi RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026).

Kedatangan keluarga untuk memastikan kondisi jenazah Aryanto yang menjadi salah satu dari 16 korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Muratara.

Paman korban, Maryun (53), mengatakan keluarga yang datang ke rumah sakit terdiri dari istri dan anak-anak korban.

“Aryanto tinggal di Desa Belani, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Dia memiliki tiga orang anak,” ujar Maryun saat ditemui di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.

Menurut Maryun, Aryanto dikenal sebagai sosok pekerja keras dan memiliki kepribadian yang baik.

Sebelum menjadi sopir truk tangki, Aryanto terlebih dahulu bekerja sebagai kernet.

“Dia sudah bekerja sekitar enam sampai tujuh tahun. Orangnya pekerja keras dan sopan,” katanya.

Pihak keluarga mengaku terkejut setelah menerima kabar meninggalnya Aryanto dalam kecelakaan maut tersebut.

Setelah mengetahui jenazah dibawa ke Palembang untuk proses identifikasi, keluarga langsung menuju rumah sakit.

“Kami sangat kaget mendengar kabar itu. Setelah tahu jenazah dibawa ke Palembang, kami langsung datang,” ujarnya.

Maryun juga mengungkapkan kondisi jenazah korban mengalami kerusakan parah akibat kebakaran yang terjadi setelah tabrakan.

Setelah proses administrasi dan identifikasi selesai, jenazah Aryanto rencananya akan dibawa pulang ke Muratara untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.