128 JCH Pesawaran Siap Berangkat ke Tanah Suci, Bupati Doakan Jadi Haji Mabrur
taryono May 07, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Sebanyak 128 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pesawaran siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 melalui Embarkasi Jakarta. Pelepasan JCH dilakukan langsung oleh Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian, di Islamic Center Pesawaran, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Nanda menyampaikan rasa syukur sekaligus doa bagi seluruh jamaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini. 

Ia menyebut para JCH sebagai tamu Allah SWT yang terpilih untuk menyempurnakan rukun Islam.

“Jemaah haji kita adalah orang-orang pilihan yang dipanggil Allah SWT untuk menyempurnakan rukun Islam. Saya doakan seluruh jemaah diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” ujar Nanda.

Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan dan kesabaran selama berada di Tanah Suci, mengingat padatnya aktivitas ibadah serta perbedaan cuaca di Arab Saudi.

“Jaga kesehatan, jaga kesabaran, dan ikuti arahan petugas haji selama di sana. Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” katanya.

Selain itu, Nanda meminta para jemaah turut mendoakan Kabupaten Pesawaran agar tetap aman, kondusif, dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pesawaran, Kamaruddin, mengatakan dari total 128 jemaah, sebanyak 119 jemaah tergabung dalam Kloter 19 dan diberangkatkan pada 7 Mei 2026.

Sedangkan sembilan jemaah lainnya masuk dalam Kloter 31 yang dijadwalkan berangkat pada 17 Mei 2026.

“Seluruh dokumen jemaah sudah siap dan tidak ada kendala menjelang keberangkatan,” kata Kamaruddin.

Ia menjelaskan, kondisi kesehatan jemaah secara umum dalam keadaan baik. Pendampingan kesehatan, khususnya bagi jemaah lanjut usia, juga terus dilakukan bersama Dinas Kesehatan setempat.

Menurutnya, seluruh jemaah telah mengikuti rangkaian manasik haji, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, sebagai bekal sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Kamaruddin menambahkan, tahun ini terdapat sejumlah kebijakan baru dari Kementerian Haji dan Umrah RI guna meningkatkan pelayanan kepada jemaah. 
Salah satunya adalah pembagian Kartu Nusuk yang dilakukan di Indonesia sebelum keberangkatan.

“Kami memastikan seluruh proses persiapan berjalan lebih awal dan matang, sehingga jemaah bisa berangkat dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia pun mengimbau seluruh jemaah untuk tetap menjaga kondisi fisik serta memperdalam pemahaman mengenai manasik haji agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar sesuai rukun dan syarat yang telah ditetapkan.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.