Kedua ada profil Timnas Korea Selatan yang kembali memastikan diri tampil di ajang Piala Dunia 2026.
Terakhir kunci solidnya lini pertahanan Madura United sejak dipimpin pelatih caretaker Madura United, Rakhmat Basuki.
Berikut selengkapnya:
Baca juga: Viral Terpopuler: Saldo Rp 452 Juta Lenyap karena Chat Salah Sambung hingga Imam Masjid Dikeroyok
Mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026 yang ditetapkan FIFA diprotes berbagai pihak.
Dalam situs resmi penjualan kembali tiket (resale), tiket untuk laga final ajang tersebut mencapai 2 juta dolar AS (Rp34,7 miliar) per tiket.
Sebagai perbandingan, tiket ini jauh lebih mahal ketimbang tiket final edisi sebelumnya yang digelar di Qatar.
Pada Piala Dunia 2022, tiket termahal yang resmi dijual hanya 1600 dolar AS atau setara 27,8 juta rupiah.
Presiden FIFA, Gianni Infantino memberi tanggapan atas ini.
Dengan meroketnya harga tersebut, Gianni Infantino berdalih jika harga yang dijual di situs resminya bukanlah 2 juta dolar AS.
Menurutnya, mahalnya harga tiket tersebut di situs resmi karena tingginya permintaan untuk menyaksikan partai pemungkas ajang tersebut.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Timnas Korea Selatan kembali memastikan diri tampil di ajang Piala Dunia FIFA 2026.
Partisipasi ini menjadi yang ke-12 sepanjang sejarah sekaligus memperpanjang rekor impresif 11 kali lolos beruntun sejak 1986.
Dilansir dari laman resmi FIFA, Korea Selatan menjadi salah satu tim paling konsisten dari Asia di panggung Piala Dunia.
Format baru dengan 48 negara peserta pada edisi 2026 memberi peluang lebih luas bagi tim berjuluk Taeguk Warriors ini untuk bersaing.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Korea Selatan sukses menembus babak 16 besar. Mereka lolos dari fase grup setelah menang penting atas Portugal, namun langkahnya terhenti usai kalah dari Brasil.
Kini, Korea Selatan datang dengan ambisi lebih besar untuk melampaui capaian tersebut di bawah arahan pelatih baru
BACA SELENGKAPNYA >>>
Lini pertahanan Madura United tampil solid sejak dipimpin pelatih caretaker Madura United, Rakhmat Basuki.
Total lima laga terakhir, hanya kebobolan empat gol. Bahkan, dua laga terakhir, Madura United catatkan clean sheet.
Sementara, lini depan tampil produktif, Mencetak 8 gol dari total lima pertandingan terakhir.
Skema permainan dari defense ke counter, mengandalkan skema serangan balik, sangat efektif.
Catatan ini melampaui capaian Madura United masa sebelumnya. Bahkan, ketika ditangani pelatih asing.
"Saya lebih berpikir logis, bahwa ketika kami kuat defense, minimal kami tidak kalah," kata Rakhmat Basuki pada media termasuk TribunJatim.com.
"Tapi, ketika defense kami sudah gagal, kemungkinan untuk kalah itu sangat besar. Makanya, saya perbaiki defense, bagaimana fleksibel formasi di situ saya tekankan," tambahnya.
Skema permainan bertahan semakin maksimal, karena selalu melalukan evaluasi. Baik saat latihan, maupun menjalani pertandingan.
"Jadi murni karena pikiran logis. Jadi feeling saya, sepak bola tentang bertahan," tegas Rakhmat Basuki.
BACA SELENGKAPNYA >>>