TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aksi dugaan percobaan pencurian terjadi di sebuah rumah di Mejing Kidul, Ambarketawang, Gamping, Kabupaten Sleman, pada Rabu (6/5/2026) malam.
Meski sempat dipergoki pemilik rumah hingga mengundang para tetangga, pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut berhasil meloloskan diri dengan cara melompat dari atap rumah.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro mengatakan, personel Polsek Gamping telah mendatangi lokasi untuk melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dijelaskan, bahwa peristiwa ini menimpa seorang perempuan berinisial SG (52), warga Mejing Kidul, yang saat itu tengah berada sendirian di rumahnya.
Kejadian bermula sekitar pukul 19.30 WIB saat korban tengah beristirahat sambil menonton televisi di ruang keluarga lantai bawah. Saat itu korban sempat mendengar suara benda keras jatuh di lantai atas, namun awalnya tidak merasa curiga. Korban saat itu masih tetap tiduran.
"Setelah lima menit, terdengar suara lagi seperti ada seseorang yang sedang melakukan sesuatu di lantai atas. Kemudian korban berdiri untuk melihat ke atas, di bagian lantai atas terlihat seseorang tidak dikenal dengan memakai kaos coklat," katanya, Kamis (7/5/2026).
Melihat sosok tidak dikenal, korban langsung berteriak meminta pertolongan dan lari keluar rumah menuju rumah tetangga.
Baca juga: Belasan Siswa SDN Kowang yang Mengalami Gejala Keracunan Sudah Pulih
Warga sekitar yang mendengar teriakan korban segera berdatangan dan mencari pelaku.
Namun, terduga pelaku telah melarikan diri.Berdasarkan keterangan saksi mata yang disampaikan, malam itu terlihat ada seseorang menuruni atau melompat dari atap rumah korban, lalu melarikan diri ke arah lahan kosong yang berada di belakang rumah.
Korban bersama warga kemudian melakukan pemeriksaan ke lantai dua dan menemukan sebuah tangga besi milik korban dalam posisi tergeletak.
Suara jatuhnya tangga tersebut diduga kuat merupakan sumber bunyi keras yang didengar oleh korban.
"Setelah di cek ke kamar-kamar atau ruangan lain, tidak ada barang (korban) yang hilang," kata dia.
Menurut Argo, berdasarkan informasi, lokasi kejadian merupakan kompleks perumahan padat di mana bangunan rumah saling terhubung satu sama lain.
Di samping dan belakang rumah korban terdapat dua rumah kosong yang sudah lama tidak berpenghuni.
Korban diketahui belum secara resmi melaporkan kejadian dugaan percobaan pencurian tersebut. Meski demikian, pihak Kepolisian melalui Polsek Gamping telah melakukan tindakan awal di lokasi kejadian.
Argo mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan memasang pengaman tambahan seperti CCTV, gembok ganda, maupun penerangan yang cukup.
"Segera laporkan jika melihat ada aktivitas mencurigakan ke kantor polisi terdekat, atau melalui Call Center 110," ujar dia.(*)