SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menorehkan kinerja positif dengan melayani 999.225 penumpang sepanjang April 2026. Capaian ini, menjadi bukti kuat tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman dan andal.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, merinci dari total nyaris satu juta pelanggan tersebut, sebanyak 509.089 orang tercatat berangkat dari wilayah Daop 8. Sementara itu, 490.136 pelanggan lainnya tiba di berbagai stasiun tujuan.
"Angka ini menegaskan peran strategis KAI Daop 8 Surabaya dalam mendukung mobilitas masyarakat untuk beragam kebutuhan, mulai dari perjalanan bisnis, wisata, hingga silaturahmi," ujar Mahendro dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Selama bulan April 2026, pergerakan penumpang terpusat di tiga stasiun utama. Stasiun Surabaya Gubeng mendominasi baik dari sisi keberangkatan maupun kedatangan pelanggan.
Berikut adalah rincian pergerakan penumpang berdasarkan data volume tertinggi di wilayah Daop 8 Surabaya:
Menurut Mahendro, rekor jumlah penumpang ini tidak lepas dari konsistensi perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi publik unggulan. Pilar utamanya adalah mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu dan kenyamanan pelanggan.
"Kami terus berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan. Tidak hanya aman dan tepat waktu, tetapi juga menghadirkan kenyamanan mulai dari stasiun hingga selama di perjalanan," tegasnya.
Tingginya apresiasi dari masyarakat sekaligus memacu manajemen KAI untuk terus berinovasi. Langkah peningkatan fasilitas ini sejalan dengan komitmen menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi modern dan inklusif.
Lonjakan mobilitas pelanggan di bulan April ini sejalan dengan tren positif yang telah dibangun KAI Daop 8 Surabaya sejak awal tahun. Sebelumnya, pada Triwulan I 2026, KAI Daop 8 sukses melayani lebih dari 3 juta penumpang, meningkat 16 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Tingginya antusiasme tersebut juga didorong oleh respons sigap KAI terhadap kebutuhan riil para pengguna jasa di lapangan.
Sebagai wujud inovasi pelayanan di tengah musim hujan, Daop 8 kini menyediakan fasilitas pengering payung di stasiun-stasiun besar untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang dari risiko terpeleset.
Di samping itu, guna menjaga keandalan operasional secara teknis, KAI Daop 8 terus mengoptimalkan kinerja lokomotif lewat langkah-langkah inovatif, termasuk uji coba penggunaan Biodiesel B50. Upaya strategis ini terbukti mampu mendongkrak kepuasan pengguna jasa sekaligus menekan emisi lingkungan.