SURYA.co.id, BLITAR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar menargetkan perbaikan jembatan rawan longsor di Jl CR Sukandar, Kecamatan Sananwetan, rampung Juni 2026.
Saat ini, tengah dilakukan uji sondir untuk memastikan kekuatan tanah.
"Hari ini, kami melakukan uji sondir untuk mengetahui kekuatan tanah yang menahan beban di jembatan Jl CR Sukandar," kata Kabid Bina Marga dan Sumber Daya Air DPUPR Kota Blitar, Dina Prasetyawati kepada SURYA.co.id, Kamis (7/5/2026).
Dina mengatakan, uji sondir dilakukan untuk persiapan rencana perbaikan jembatan Jl CR Sukandar.
Setelah mengetahui kekuatan tanah, DPUPR bisa menentukan rancang pondasi jembatan sekaligus merancang kembali desain pondasi jembatan.
Baca juga: Disperindag Blitar Gagal Relokasi Pedagang Pasar Pagi di Kesamben
"Ada tiga sampai empat titik di lokasi jembatan yang kami ukur kekuatan tanahnya. Kami biar tahu kondisi tanah di keempat sisi jembatan ketahanannya sampai berapa," ujarnya.
Menurutnya, data uji sondir akan dianalisa lagi untuk mengetahui tingkat kekuatannya.
Setelah kekuatan tanah diketahui, DPUPR akan membuat perencanaan teknis konstruksi.
"Setelah itu baru membuat maket pekerjaan konstruksinya. Perkiraan proses perbaikan jembatan bisa terealisasi pada Juni 2026," katanya.
Ia menjelaskan, anggaran perbaikan jembatan Jl CR Sukandar menggunakan APBD Kota Blitar dengan mekanisme perubahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).
Alokasi anggaran untuk rehab jembatan Jl CR Sukandar sekitar Rp 600 juta.
"Anggaran perbaikan pakai APBD dengan mekanisme perubahan DPA. Ada perubahan DPA dengan memasukan anggaran untuk rehab jembatan dan perbaikan talud yang longsor," ujarnya.
Sebelumnya, kondisi longsor di jembatan Jl CR Sukandar, Sananwetan, Kota Blitar, bertambah parah.
Sampai sekarang, belum ada penanganan terkait longsor di jembatan Jl CR Sukandar oleh Pemkot Blitar.
Peristiwa longsor di jembatan Jl CR Sukandar terjadi sejak Januari 2026.
Sejak terjadi longsor sampai sekarang, jembatan masih ditutup total untuk akses kendaraan.
Jembatan Jl CR Sukandar merupakan satu-satunya jalan tembus yang menghubungkan Jl Imam Bonjol dan Jl Dr Sutomo.
Kondisi permukiman penduduk Jl CR Sukandar juga lumayan padat.
Selain itu, di Jl CR Sukandar juga terdapat satu fasilitas pendidikan.
"Selama ini yang dikeluhkan warga jembatan ditutup akhirnya akses terganggu. Ini satu-satunya jalan tembus. Warga harus putar jauh lewat Jl Sudanco Supriyadi atau Jl A Yani," warga di lokasi, Togar Vegantara.