Trump Kesal Perang Belum Usai, Ancam Iran dengan Serangan Lebih Besar jika Tolak Kesepakatan Damai
Tribun-video May 07, 2026 04:57 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras kepada Iran.Ancaman itu muncul di tengah isu kesepakatan damai yang makin dekat.Trump mengatakan serangan AS bisa kembali dilancarkan kapan saja.Ia bahkan mengancam intensitas serangan akan jauh lebih besar.Pernyataan itu disampaikan Trump lewat akun Truth Social miliknya, Rabu (6/5/2026).Trump menyinggung soal operasi militer AS bernama “Epic Fury” terhadap Iran.Menurutnya, operasi itu akan dihentikan jika Iran memenuhi kesepakatan.Namun, Trump ragu Teheran benar-benar akan menyetujui syarat tersebut.Ia menyebut kemungkinan itu masih menjadi asumsi yang cukup besar.Trump lalu memperingatkan Iran soal risiko jika menolak kesepakatan.Ia mengatakan pengeboman akan kembali dimulai dengan skala lebih tinggi.Pernyataan itu langsung memicu perhatian dunia internasional.Sebelumnya, Washington mengklaim kesepakatan dengan Iran hampir tercapai.Kedua negara disebut sedang membahas nota kesepahaman satu halaman.Dokumen itu diklaim bisa menjadi jalan akhir konflik bersenjata.Kesepakatan juga disebut membuka jalur negosiasi nuklir lanjutan.Dalam pembahasan tersebut, Iran diminta menghentikan pengembangan nuklir.Sebagai gantinya, AS akan mencairkan dana Iran yang dibekukan.Nilai dana yang dibahas disebut mencapai miliaran dolar Amerika.Meski begitu, hingga kini belum ada keputusan final dari kedua pihak.Sumber diplomatik menyebut posisi saat ini paling dekat menuju damai.Washington kini menunggu jawaban resmi dari Teheran dalam dua hari.Di tengah proses itu, Trump juga menghentikan operasi militer terbaru AS.Operasi itu ditujukan untuk mengawal kapal dagang internasional di Selat Hormuz.Operasi bernama “Project Freedom” itu dihentikan hanya berjalan sehari.Trump mengatakan keputusan itu dipengaruhi mediator dari beberapa negara.Pakistan disebut ikut terlibat dalam upaya mendorong kesepakatan damai.Trump menilai peluang tercapainya perjanjian kini semakin terbuka.Karena itu, operasi laut sementara dihentikan untuk melihat perkembangan.Meski operasi berhenti, tekanan terhadap Iran belum benar-benar dicabut.Washington memastikan blokade terhadap pelabuhan Iran tetap berlaku.Situasi memanas karena Iran masih menutup Selat Hormuz.Dalam skema yang dibahas, perang akan dihentikan sementara.Setelah itu, negosiasi lanjutan direncanakan berlangsung selama tiga puluh hari.Pembicaraan berikutnya disebut akan digelar di Islamabad atau Jenewa.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, Geram Perang Tak Kunjung Usai, Trump Ultimatum Iran agar Sepakat DamaiSumber: https://internasional.kompas.com/read/2026/05/06/202237170/geram-perang-tak-kunjung-usai-trump-ultimatum-iran-agar-sepakat-damaiProgram: Live UpdateHost: Yustina Kartika GatiEditor Video: Aditya Wisnu Wardana, Reka Alfa Dwi Putri#viory #Trump #Iran #AmerikaSerikat #Geopolitik #TimurTengah #Perang #Damai #SelatHormuz #InfoInternasional #KrisisGlobal #Mei2026 #BreakingNews
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.