TRIBUNFLORES.COM, RUTENG – Universitas Katolik (Unika) Santo Paulus Ruteng akan mengukuhkan dua guru besar pada Jumat (8/5/2026) pagi. Salah satu yang dikukuhkan merupakan seorang uskup yang juga akademisi.
Panitia telah menggelar gladi bersih bersama Rombongan Sidang Senat di Aula GUT Lantai 5 Kampus Unika St. Paulus Ruteng pada Kamis (7/5/2026) sore. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara pengukuhan berjalan lancar.
Dua akademisi yang akan menerima gelar guru besar tersebut yakni Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si pada bidang Pendidikan Sosial Agama/Multikulturalisme, serta Prof. Dr. Sabina Ndiung, M.Pd pada bidang Pembelajaran Matematika Pendidikan Dasar dan Asesmen Pembelajaran Matematika Pendidikan Dasar.
Prof. Maksimus Regus juga diketahui menjabat sebagai Uskup Labuan Bajo.
Baca juga: Unika Santu Paulus Ruteng Catat Sejarah Akademik, Lahirkan Lagi 2 Guru Besar
Gladi bersih tersebut dihadiri oleh Rektor Unika St. Paulus Ruteng Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Teol, perwakilan LLDIKTI Wilayah XV, para wakil rektor yakni Prof. Dr. Yohanes S. Lon, M.A., Prof. Dr. Sebastian Menggo, M.Pd., dan Prof. Dr. Hieronimus C. Darong, M.Pd., para dosen, serta panitia. Kedua calon guru besar juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua Panitia Pengukuhan Guru Besar, Dr. Maria Senisum, M.Pd, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah berjalan dengan baik dan dinyatakan siap untuk pelaksanaan acara.
Ia menjelaskan bahwa persiapan mulai dari teknis luar ruangan hingga dalam ruangan sudah disiapkan secara matang.
Meski sempat terdapat kendala pada penataan tempat duduk VIP, hal tersebut telah diselesaikan melalui koordinasi dengan pihak protokoler.
Lebih lanjut, Maria menyebutkan bahwa sejumlah tamu kehormatan dijadwalkan hadir dalam acara pengukuhan tersebut, di antaranya Gubernur NTT, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Kepala LLDIKTI Wilayah XV, tiga bupati dari wilayah Manggarai Raya, unsur Forkopimda serta para undangan lainnya.
Ia menegaskan panitia siap menyukseskan agenda besar tersebut, sekaligus mengajak seluruh anggota panitia menjaga kesehatan dan kesiapan kerja hingga hari pelaksanaan. Maria juga menilai keterlibatannya dalam kegiatan berskala besar ini sebagai pengalaman berharga yang akan menjadi bahan evaluasi dan dokumentasi untuk kegiatan serupa di masa mendatang. (rob)