TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pakar telematika Roy Suryo masih bersikeras bahwa ijazah S1 milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merupakan ijazah palsu.
Roy Suryo mengaku akan terus berjuang untuk membuktikan ijazah Jokowi palsu.
Hal itu disampaikan Roy saat menjalani wajib lapor terkait status tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).
"Kami tetap berjuang bersama untuk terus menegakkan kepalsuan ijazah Jokowi itu 99,9 persen palsu," kata Roy.
Roy menuturkan, pembuktian ijazah Jokowi tidak akan berhenti meskipun nantinya kasus tersebut disetop oleh Polda Metro Jaya.
"Kalau ada narasi bahwa memang Polda Metro Jaya melakukan kesalahan, kecacatan dan itu berhenti, satu yang kami tegakkan, kalaupun perkara penuntutan terhadap fitnah dan pencemaran nama baik itu berhenti, soal ijazah palsu Jokowi tetap kita kejar," tutur dia.
Ia pun meminta simpatisannya untuk tidak berkecil hati dan tetap optimistis dengan proses penyidikan yang tengah berjalan.
"Jadi ibu-ibu jangan kecil hati, teman-teman lawyer jangan kecil hati, kita tetap berjuang untuk kemudian membongkar kepalsuan ijazahnya Jokowi ya," ujar Roy.