Demi Dapatkan Bek Rp 608,36 M Milik AS Roma, Juventus Siap Tumbalkan Gelandang Belanda
Luky Setiyawan May 07, 2026 08:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Juventus bersedia menumbalkan gelandang Belanda untuk mendapatkan bek 608,38 miliar rupiah milik AS Roma.

Saat ini, baik Juventus dan AS Roma terlibat dalam persaingan ketat untuk memperebutkan posisi keempat di klasemen Serie A.

Bianconeri saat ini menduduki posisi tersebut, tetapi hasil imbang tak terduga mereka melawan Hellas Verona pada hari Minggu memungkinkan Giallorossi untuk memperkecil selisih menjadi satu poin setelah menghancurkan Fiorentina dengan empat gol tanpa balas pada Senin malam.

Namun, selain memperebutkan tempat di Liga Champions, kedua tim juga bisa bertemu di bursa transfer.

Baca juga: Tijjani Reijnders Disebut Bakal Jadi Rerkutan Tepat bagi Juventus, Ini Sebabnya

Baca juga: Tak Serius Datangkan Bek Sayap Brasil pada Musim Panas Lalu, Juventus Nyesal

Musim panas ini, merekrut bek baru akan menjadi salah satu prioritas manajemen Juventus, karena Luciano Spalletti saat ini beroperasi dengan pilihan terbatas di lini belakang.

Menurut jurnalis La Gazzetta dello Sport, Giovanni Albanese, petinggi Juventus telah mengincar ek 608,38 miliar rupiah milik AS Roma, Evan Ndicka.

Pemain kelahiran Paris ini merupakan produk akademi Auxerre, yang kemudian menorehkan namanya di Eintracht Frankfurt sebelum bergabung dengan Roma pada tahun 2023.

Pemain Pantai Gading ini dengan cepat memantapkan dirinya sebagai figur kunci di lini belakang Giallorossi.

Namun, dengan kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2028, ini bisa menjadi waktu yang ideal bagi Roma untuk menjual jasanya.

Klub ibu kota Italia itu dilaporkan akan mempertimbangkan tawaran mulai dari 40 juta euro atau sekitar 814,97 miliar rupiah untuk Evan Ndicka.

Sementara itu, Evan Ndicka juga masuk dalam daftar incaran Barcelona, ​​karena klub Catalan tersebut dapat mempertimbangkannya jika gagal mendapatkan bek Inter, Alessandro Bastoni, yang tetap menjadi target utama mereka.

Ndicka adalah bek kidal yang nyaman bermain di jantung lini belakang tiga pemain, atau di sisi kiri.

Oleh karena itu, ia dapat berrotasi dengan Gleison Bremer atau Lloyd Kelly.

Albanese menambahkan bahwa Juventus dapat mencoba mengurangi biaya transfer dengan menawarkan gelandang Belanda, Teun Koopmeiners dalam kesepakatan pertukaran pemain.

Pemain berusia 28 tahun itu dibeli Juventus seharga 60 juta euro pada musim panas 2024, tetapi belum mampu mengulangi performa gemilang yang ditunjukkannya selama di Atalanta di bawah asuhan Gian Piero Gasperini.

Oleh karena itu, pelatih kepala AS Roma mungkin tertarik untuk kembali bekerja sama dengan gelandang asal Belanda tersebut.

Pelatih berusia 68 tahun itu bisa menjadi manajer ideal untuk membangkitkan kembali karier gelandang yang mulai meredup tersebut.

Meskipun Koopmeiners telah memaksa keluar dari Atalanta, yang kala itu dilatih Gian Piero Gasperini, dengan menolak berlatih, sumber tersebut percaya bahwa hal itu sekarang dianggap sudah berlalu.

(TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.