- Media resmi Pemerintah Iran merilis penampakan bangkai diduga sebuah drone yang jatuh di perairan Selat Hormuz.
Rekaman gambar media Iran memperlihatkan drone yang rusak dan diangkut sebuah kapal di tepian perairan jalur tersebut.
Penemuan drone rusak ini terjadi setelah sehari Teheran mengkonfirmasi sistem pertahanan udara Iran menembak jatuh pesawat nirawak itu.
Dilansir dari Viory, dalam video memperlihatkan drone yang berhasil dievakuasi pihak terkait ke atas kapal, Kamis (7/5).
Drone yang diklaim Iran sebagai pengintai musuh ini ditembak jatuh usai terdeteksi beroperasi di atas Selat Hormuz.
Media pemerintah Iran tersebut juga melaporkan bahwa mendengar suara aktivitas pertahanan udara dan ledakan yang diduga drone pada Rabu (6/5) pagi.
Suara ledakan tersebut diklaim media Iran terjadi di Pulau Hormuz dan Qeshm.
Peristiwa ini lantas dikaitkan oleh media Iran dengan pencegatan pesawat nirawak dan pesawat pengintai kecil.
Meski demikian, lokasi pasti rekaman gambar dan kepemilikan drone tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Presiden AS Donald Trump bahkan sempat dikabarkan mengumumkan adanya jeda dalam Proyek Kebebasan pada Selasa (5/5).
Dimana hal itu merujuk pada sebuah rencana untuk mengawal beberapa kapal melalui Selat Hormuz.