Skandal Solar Subsidi: Truk Modifikasi Tangki Angkut 3.500 Liter Dibongkar Polres Karawang
Budi Sam Law Malau May 07, 2026 11:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG – Sebuah kejutan besar mewarnai giat rutin personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karawang.

Bermula dari niat menertibkan semrawutnya parkir liar di kawasan Bundaran Charles, Jalan Baru, Karawang, petugas justru berhasil membongkar praktik lancung penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi dengan modus truk 'siluman', Rabu (6/5/2026).

Operasi yang dipimpin oleh Unit Turjawali ini awalnya hanya menyasar kendaraan yang melanggar rambu dilarang parkir.

PENYELUNDUPAN SOLAR SUBSIDI - Bermula dari niat menertibkan semrawutnya parkir liar di kawasan Bundaran Charles, Jalan Baru, Karawang, petugas Polres Karawang justru berhasil membongkar praktik lancung penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi dengan modus truk 'siluman', Rabu (6/5/2026).
Sebuah unit dump truk Hino 500 Series bernomor polisi B 9388 PAD memiliki tangki rakitan raksasa yang disembunyikan di dalam bak truk, sehingga mampu membawa 3.500 liter solar subsidi.
PENYELUNDUPAN SOLAR SUBSIDI - Bermula dari niat menertibkan semrawutnya parkir liar di kawasan Bundaran Charles, Jalan Baru, Karawang, petugas Polres Karawang justru berhasil membongkar praktik lancung penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi dengan modus truk 'siluman', Rabu (6/5/2026). Sebuah unit dump truk Hino 500 Series bernomor polisi B 9388 PAD memiliki tangki rakitan raksasa yang disembunyikan di dalam bak truk, sehingga mampu membawa 3.500 liter solar subsidi. (Humas Polres Karawang)

Baca juga: Solar Industri Mahal, Pengolahan Sampah di TPA Burangkeng Bekasi Lumpuh

Namun, sebuah unit dump truk Hino 500 Series bernomor polisi B 9388 PAD membangkitkan insting kecurigaan petugas.

Siapa sangka, di balik fisiknya yang tampak seperti armada konstruksi biasa, tersimpan rahasia ilegal yang merugikan negara.

Manipulasi Gila-Gilaan: 17 Kali Lipat Kapasitas Normal

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik secara mendalam, petugas terperangah menemukan sebuah tangki rakitan raksasa yang disembunyikan di dalam bak truk.

Tak tanggung-tanggung, tangki modifikasi tersebut berisi 3.500 liter solar.

Angka ini dinilai sangat janggal dan tidak masuk akal secara teknis.

"Secara standar, truk jenis ini hanya dibekali tangki bahan bakar berkapasitas 200 liter. Namun, kendaraan ini dimodifikasi sedemikian rupa sehingga mampu mengangkut solar 17 kali lipat lebih banyak dari kapasitas normalnya," ujar Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Pengemudi Pemburu Solar Subsidi Ditangkap, Polisi Amankan 28 Barcode Khusus dan 16 Pelat Palsu

Pelat Nomor Palsu dan Akal-Akalan ETLE

Kepiawaian petugas dalam mendeteksi kejahatan juga teruji saat mengecek identitas kendaraan melalui perangkat ETLE Handheld.

Terdeteksi adanya ketidaksesuaian data yang menunjukkan truk tersebut menggunakan identitas palsu saat beroperasi di jalanan.

Kecurigaan itu terbukti saat petugas menggeledah ruang kabin.

Polisi menemukan tumpukan pelat nomor kendaraan palsu yang diduga digunakan pelaku untuk berpindah-pindah identitas guna menghindari pelacakan otoritas terkait.

"Selain truk dan ribuan liter solar, kami juga menyita sejumlah pelat nomor palsu dari dalam kabin. Ini menunjukkan adanya upaya sistematis untuk mengelabui hukum," tegas Cep Wildan.

Sopir Resmi Jadi Tersangka

Langkah tegas diambil Polres Karawang dengan menyerahkan kasus ini dari Satlantas kepada Sat Reskrim untuk pendalaman lebih lanjut.

Pihak kepolisian tidak ingin berhenti pada level pengemudi saja, melainkan berupaya membongkar jaringan besar di balik penyelewengan BBM ini.

"Pengemudi beserta barang bukti sudah kami amankan. Saat ini, yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Karawang," tambah Cep Wildan.

Keberhasilan ini menjadi pengingat keras bahwa tindak kriminalitas sering kali bersembunyi di balik pelanggaran kecil di jalan raya.

Polres Karawang juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan, terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti ketersediaan BBM bersubsidi.

Kini, truk "siluman" tersebut terparkir di Mapolres Karawang sebagai bukti bisu betapa nekatnya para spekulan dalam merampok hak energi rakyat demi keuntungan pribadi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.