Wali Kota Magelang Bantu Korban Rumah Roboh Akibat Tertimpa Pohon
Yoseph Hary W May 08, 2026 12:04 AM

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyerahkan bantuan kepada korban rumah roboh di Kampung Paten Gunung RT 05 RW 09, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kamis (7/5/2026).

Rumah tersebut milik Jakimin dan ditempati Bambang Kuncoro (68) bersama keluarganya yang berjumlah enam jiwa sebagai penyewa.

Bangunan roboh setelah tertimpa pohon pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kerusakan parah

Akibat kejadian itu, bagian depan rumah mengalami kerusakan cukup parah. Istri Bambang juga mengalami luka dan hingga kini masih menjalani perawatan di RSU Tidar Kota Magelang.

Dalam kunjungannya, Damar menaruh perhatian terhadap kondisi Bambang yang di usia 68 tahun masih bekerja sebagai pedagang nasi goreng dan tinggal di rumah kontrakan.

“Ini menjadi perhatian kami. Segera, khususnya di Kota Magelang ini, akan kita data masyarakat yang sudah usia pensiun tetapi masih produktif,” kata Damar.

Menurutnya, kondisi lansia yang masih bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dan belum memiliki tempat tinggal sendiri perlu menjadi perhatian pemerintah dalam penyusunan kebijakan sosial yang lebih tepat sasaran.

“Artinya kalau usia pensiun masih ngontrak dengan profesi kategori ekonomi bawah, ini harus kita lihat dalam kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Serahkan bantuan

Damar juga meminta para lurah di Kota Magelang melakukan verifikasi data warga secara aktual agar pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menyusun program bantuan dan perlindungan sosial.

Selain menyerahkan bantuan, Damar turut mengapresiasi semangat gotong royong warga yang dinilai masih sangat kuat dalam membantu sesama saat terjadi musibah.

“Manusia itu makhluk sosial. Yang mampu ayo bantu yang belum mampu. Itulah namanya bermasyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Hadi Sutopo, menjelaskan bahwa setelah kejadian, proses perbaikan rumah langsung dilakukan secara gotong royong bersama warga, relawan, serta dibantu personel TNI.

“Dinas Sosial Kota Magelang juga telah memberikan bantuan non tunai berupa selimut, family kit, kasur, makanan siap saji, dan kebutuhan lainnya,” terang Hadi.

Selain itu, PMI Kota Magelang juga memberikan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai sebesar Rp5 juta untuk membantu perbaikan rumah terdampak. Bantuan pengobatan bagi istri korban juga diberikan melalui program Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Sebagai bentuk kepedulian lanjutan, pemilik rumah dan keluarga korban juga telah menyepakati bahwa rumah tersebut tidak akan disewakan kepada pihak lain selama lima tahun ke depan. Bahkan, keluarga Bambang dibebaskan dari biaya sewa rumah selama satu tahun mendatang.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.