SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Seorang Balita asal Kecamatan Ngunut berhasil diselamatkan dari upaya penculikan.
Penggagalan upaya penculikan ini berkat kerja sama Polres Tulungagung dengan Polres Serang Polda Banten.
Satreskrim Polres Tulungagung menjemput seorang balita asal Kecamatan Ngunut yang menjadi korban penculikan.
Baca juga: Warga Tulungagung Gelapkan Mobil Rental, Modus Jemput Penumpang di Bandara Juanda
Sebelumnya balita nahas itu dibawa dengan perjalanan darat hingga ke Pelabuhan Merak Banten, dibawa menyeberang ke Lampung.
Dari penjelasan Polres Serang lewat akun media sosialnya, awalnya ada informasi dari Polres Tulungagung, terduga penculikan akan menyeberang.
Satreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniadi memimpin pencegatan terduga pelaku.
Upaya ini membuahkan hasil, terduga pelaku, seorang perempuan paruh baya ada di dalam bus yang bersiap menyeberang di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.
Balita yang dibawa tanpa izin dari orang tuanya ini juga ada bersama terduga pelaku.
Setelah berhasil diamankan di Markas Polres Banten, personel Unit Perlindungan Perempuan Anak Satreskrim Polres Tulungagung menjemput ke Polres Serang.
Polisi juga mengajak ibu kandung korban dan petugas dari Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kabupaten Tulungagung.
Baca juga: Profil Iptu Nasrullah, Polisi yang Berperan Temukan Bilqis Anak Hilang Korban Penculikan di Makassar
Info yang didapat dari Dinas KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tulungagung, Balita itu dititipkan ibu ke salah satu teman karena ditinggal bekerja.
Namun saat sang ibu akan menjemput anaknya, ternyata teman dan Balita itu tidak ditemukan.
“Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polres Tulungagung. Polres Tulungagung yang melakukan pelacakan,” jelas sumber tadi.
Dari pelacakan yang dilakukan, terduga pelaku diketahui mengarah ke Pelabuhan Merak di Serang Banten.
Satreskrim Polres Tulungagung kemudian menghubungi Satreskrim Polres Serang untuk melakukan pencegatan.
Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba, mengakui kejadian itu.
Bahkan tim sudah dalam perjalanan kembali ke Tulungagung bersama korban dan ibunya, serta terduga pelaku.
“Tim tadi sore sudah otw (sedang dalam perjalanan) dari Serang ke Tulungagung,” jelasnya, saat dihubungi Kamis (7/5/2026) malam.