Pelarian Cerdik Kiai Cabul di Pati Kandas, Niat Kelabui Polisi Gagal, Berakhir Tertangkap Aparat
Eri Ariyanto May 08, 2026 01:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus dugaan pelecehan yang menyeret Ashari alias AS, seorang kiai di Pati kembali menyita perhatian publik setelah upaya pelariannya akhirnya berhasil digagalkan aparat kepolisian.

Sosok tersebut sebelumnya diduga berusaha menghindari proses hukum dengan cara berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas yang terus melakukan pelacakan.

Dalam pelariannya, terduga sempat menggunakan moda transportasi umum berupa travel agar pergerakannya tidak mudah terdeteksi oleh aparat.

Cara itu dilakukan untuk menyamarkan identitas serta memutus jejak keberadaan yang sebelumnya mulai terendus oleh pihak berwajib.

Namun, upaya tersebut ternyata tidak berlangsung lama setelah polisi berhasil mengidentifikasi pola pergerakan dan lokasi persembunyiannya.

Penangkapan ini menjadi titik akhir dari rangkaian pelarian yang sempat membuat proses pengejaran berlangsung intens di sejumlah wilayah.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan tegas dilakukan setelah bukti dan informasi keberadaan terduga dinilai cukup kuat.

Kasus ini pun kini kembali menjadi sorotan, mengingat status pelaku yang memiliki pengaruh di lingkungan sekitar.

Publik menantikan kelanjutan proses hukum yang diharapkan dapat berjalan transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Akhir Pelarian Kiai Ashari Tersangka Pelecehan Seksual 50 Santriwati di Pati, Ditangkap di Wonogiri

Seperti diketahui, pelarian kiai AS, tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya berakhir setelah polisi menangkapnya di Wonogiri.

Sebelum ditangkap, AS diketahui sempat melarikan diri ke Bogor dengan bantuan sopir pribadinya.

Setelah sopir tersebut kembali ke Jawa Tengah, tersangka melanjutkan perjalanan menuju Wonogiri menggunakan travel untuk menghindari pelacakan aparat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Anwar Nasir, mengatakan tersangka ditangkap tim Resmob Jatanras Polda Jateng pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 04.45 WIB.

“Tersangka ditangkap oleh Tim Resmob Polda Jatanras Polda Jateng,” tegas Anwar kepada wartawan, Kamis siang.

Menurut Anwar, pelarian AS berakhir di rumah seorang juru kunci petilasan di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.

“Iya betul pukul 04.45 WIB , di tempat persembunyiannya rumah juru kunci petilasan di Desa Bakalan, Kec. Purwantoro Kab. Wonogiri, setelah sempat kabur ke Bogor diantar oleh driver-nya, driver-nya pulang dan tersangka ke Wonogiri naik travel,” ungkapnya.

KIAI ASHARI DITANGKAP - Akhir pelarian Kiai Ashari, tersangka pelecehan 50 santriwati di Pati ditangkap di Wonogiri.
KIAI ASHARI DITANGKAP - Akhir pelarian Kiai Ashari, tersangka pelecehan 50 santriwati di Pati ditangkap di Wonogiri. (Dok./Sat Reskrim Polresta Pati)

Tak hadiri panggilan 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan pihaknya sempat mendalami keberadaan tersangka melalui keluarga.

“Kemarin sudah dilakukan pemanggilan, namun yang bersangkutan tidak hadir,” kata Artanto kepada awak media, Rabu (6/5/2026).

Penyidik kemudian melakukan penelusuran lebih lanjut setelah diketahui tersangka tidak berada di lingkungan pondok pesantren.

“Dari hasil tersebut, diketahui bahwa yang bersangkutan tidak berada di tempat,” ujarnya.

Tim Jatanras Polda Jawa Tengah lalu melakukan pengejaran hingga akhirnya menemukan keberadaan tersangka di Wonogiri.

Kasus tersebut membuat aktivitas di lingkungan pondok pesantren dilaporkan sepi dan kegiatan belajar para santri berhenti sementara.

(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.