Pakistan Optimistis Kesepakatan AS–Iran Segera Tercapai
Ansari Hasyim May 08, 2026 12:24 AM

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Pakistan menyatakan optimisme tinggi bahwa pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran tengah bergerak menuju kesepakatan damai yang dapat mengakhiri perang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Optimisme itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam konferensi pers mingguan di Islamabad.

Juru bicara Kemlu, Tahir Hussain Andrabi, menegaskan keyakinan negaranya bahwa solusi damai dapat dicapai dalam waktu dekat.

“Mengenai perselisihan Iran–Amerika, Anda bertanya kepada kami kapan kesepakatan akan tercapai. Kami tetap optimistis, dan jawaban sederhananya: kami mengharapkan kesepakatan itu tercapai lebih cepat daripada nanti,” ujar Andrabi.

Ia menambahkan, Pakistan berharap solusi yang dicapai bersifat damai dan berkelanjutan, serta membawa stabilitas tidak hanya bagi kawasan, tetapi juga bagi dunia secara luas.

Siap Jadi Tuan Rumah Pembicaraan

Dalam pernyataan yang sama, Andrabi menegaskan kesiapan Pakistan untuk menjadi tuan rumah putaran pembicaraan berikutnya antara Teheran dan Washington, menegaskan kembali peran negaranya sebagai fasilitator dan mediator yang jujur.

“Sebagai fasilitator dan mediator yang jujur, sudah menjadi kewajiban kami menjaga kerahasiaan informasi. Kami akan menyambut baik setiap penyelesaian, di mana pun itu terjadi. Jika berlangsung di Islamabad, itu akan menjadi kehormatan dan hak istimewa,” katanya.

Hampir Capai Kesepakatan Menyeluruh

Mengutip sumber yang disampaikan analis regional Anas Mallick, kedua pihak dilaporkan hampir mencapai kesepakatan menyeluruh untuk mengakhiri perang melalui mediasi Pakistan. Kesepakatan formal disebut-sebut akan dibahas dan berpotensi ditandatangani dalam 30 hari ke depan.

Tanggapan resmi Iran atas proposal terbaru dari AS masih ditunggu, namun diperkirakan akan segera disampaikan melalui jalur diplomatik Islamabad menuju Washington, DC.

Jalur Diplomatik Terus Bergerak

Andrabi kembali menegaskan bahwa setiap perkembangan yang terjadi melalui jalur diplomatik yang melibatkan Islamabad akan segera diteruskan kepada pihak terkait.

“Kami berharap penyelesaian akhir dapat tercapai secepat mungkin,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan soal indikator kemajuan pembicaraan, Andrabi menyampaikan analogi unik. Ia berharap ada “alat ukur standar” untuk menunjukkan seberapa dekat kedua pihak menuju kesepakatan.

“Yang bisa saya sampaikan saat ini adalah harapan kami bahwa kesepakatan tersebut pada akhirnya akan terbangun dan terukur dengan jelas,” pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.