Uang Sewa Rp 14 Jutaan Per Bulan, Mobil Dinas Bupati Deliserdang Model Listrik Bergaya Off Road
Eti Wahyuni May 08, 2026 12:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Bupati Deliserdang, dr Asri Ludin Tambunan kini punya mobil dinas baru lagi. Berbeda dengan 4 mobil dinas yang sudah ada, yang menggunakan bahan bakar.

Kali ini jenis mobil yang dipakai jenis listrik dengan bentuk Jeep berwarna hitam. Mobil ini sempat parkir di depan pintu lobi kantor Bupati Deliserdang, Kamis (7/5/2026).

Informasi yang dihimpun, mobil listrik baru khusus untuk Bupati ini merek Chery J6. Mobil SUV listrik (BEV) bergaya off road ini mulai diluncurkan di Indonesia tahun 2024-2025 dengan harga jual Rp 600 jutaan.

Mobil ini menawarkan keunggulan ground clearance tinggi, fitur mewah (pijat, speaker Infinity) serta jarak tempuh hingga 418-426 km (NEDC).

Untuk saat ini hanya Bupati Asri satu-satunya yang memiliki mobil listrik di Deliserdang sementara wakilnya, Lom Lom Suwondo belum.

Kabag Umum Pemkab Deliserdang, Agung Tritantio menegaskan, mobil dinas baru Bupati ini bukan dibeli melainkan disewa. Pemakaian mobil listrik lantaran Pemkab berencana menghemat atau efisiensi.

Baca juga: Bobby Imbau ASN Tidak Liburan Saat WFH, Ada Wacana Mobil Dinas Diparkirkan di Pemprov Sumut

"Nggak beli kita sistem sewa, iya masih baru (belum sebulan). Kita mau efisiensi, harapan nanti kita mau ganti mobil listrik (untuk mobil dinas). Kita sewanya sama PT Sanobar," ujar Agung Tritantio.

Pria yang akrab disapa Tio ini sempat menyampaikan alasan mengapa saat ini Wakil Bupati Lom Lom belum ada mobil listriknya untuk keperluan dinas, karena saat ini masih ujicoba. Namun belum diketahui jenis dan merek apa yang akan dipakai oleh Lom Lom.

"Nggak mahal yang ini (punya Bupati) lebih mahal kalau kita beli. Sewanya per tahun tapi kita bayar nanti per triwulan. Sebulan hitungannya Rp 14 jutaan," sebut Tio.

Tio menambahkan, penggunaan mobil listrik ini bagian dalam penghematan BBM. Di saat adanya kenaikan BBM nonsubsidi, penggunaan mobil listrik sangat tepat. Selain itu, Pemkab juga tidak lagi mengeluarkan biaya operasional kendaraan.

"Jauh lebih irit inilah (mobil listrik). Ya pak setuju kita gas (sediakan). Punya Pak Bupati ini speknya sudah bisa ke Gunung Meriah (kecamatan paling terjauh). Untuk sekali ngecas bisa sampai 450 km. Kalau ke Medan ya sekali cas bisa untuk 3 sampai 4 hari," kata Tio.

Penggunaan mobil listrik ini ke depan akan dilengkapi dengan fasilitas pengecasan atau SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Hal ini lantaran ada juga wacana ke depan pembelian mobil listrik untuk OPD. Fasilitas SPKLU ini juga nantinya bisa untuk dipakai masyarakat umum.

"Rencana SPKLU ini mau kita buat di depan kantor Bupati. Supaya nanti masyarakat juga bisa pakai untuk ngecas. Biar nambah penggunaan mobil listrik," bilang Tio.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.