SRIPOKU.COM - Nasib buruk menimpa Ahmad Dhani setelah drama akun Instagramnya hilang buntut postingan aib masa lalu pernikahannya dengan Maia Estianty.
Terbaru rupanya akun Instagram Ahmad Dhani diretas hacker, padahal sebelumnya akun miliknya telah kembali pulih.
Peretasan ini tidak hanya mengganggu aktivitas digital sang musisi, tetapi juga disalahgunakan untuk melakukan aksi penipuan berkedok jualan emas.
Melalui akun yang telah diambil alih, pelaku menyebarkan informasi palsu dan menawarkan penjualan emas fiktif.
Sejumlah korban yang tidak menaruh curiga kemudian tertipu dan melakukan transfer dana dengan total kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Modus yang digunakan pelaku terbilang rapi, dengan memanfaatkan kepercayaan publik terhadap nama besar Ahmad Dhani untuk meyakinkan calon korban.
Pihak terkait menyebutkan bahwa aktivitas mencurigakan mulai terdeteksi setelah adanya laporan dari pengikut akun yang merasa janggal dengan unggahan tersebut.
Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa akun tersebut telah mengalami pembobolan dan sepenuhnya dikendalikan oleh hacker.
Kasus ini kemudian segera dilaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti, termasuk upaya pelacakan terhadap pelaku peretasan.
Sementara itu, tim dari pihak Ahmad Dhani juga telah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap segala bentuk penawaran mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat keras tentang maraknya kejahatan siber yang memanfaatkan figur publik untuk menjalankan aksi penipuan daring.
Seperti diketahui, akun Instagram musisi Ahmad Dhani diretas oleh seseorang pada Rabu (6/5/2026).
Akun tersebut kemudian diduga digunakan pelaku untuk menipu para pengikut akun dengan modus penjualan emas fiktif.
“Dia posting jualan emas dengan iming-iming harga murah, mengatasnamakan akun Instagram Mas Dhani. Orang wajar saja mungkin percaya karena ini akun verified,” ujar kuasa hukum Dhani, Aldwin Rahadian, di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).
Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengaku menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 60 juta.
Beruntung, akun Instagram Ahmad Dhani telah berhasil dipulihkan pada Kamis pagi.
Untuk sementara waktu, akun tersebut akan dikelola oleh seorang admin guna mencegah kejadian serupa terulang.
Melalui laporan polisi yang dibuat, Ahmad Dhani dan para korban berharap pelaku yang terakhir kali terlacak berada di wilayah Indonesia Timur dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Aldwin mengatakan, pelaku diduga merupakan residivis yang telah beberapa kali meretas akun media sosial milik orang lain.
“Tapi saya percaya kepada pihak kepolisian mudah-mudahan ini bisa tertangkap lah, kasihan banyak korban. Dan Mas Dhani juga sangat dirugikan,” tutup dia.
Selanjutnya, Ahmad Dhani dijadwalkan memberikan keterangan kepada polisi dengan membawa barang bukti digital yang menunjukkan akun media sosialnya sedang diretas.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan pihaknya belum menerima informasi terkait laporan tersebut.
Dia menyebut akan segera menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila laporan sudah diterima.
“Sampai sore tadi belum ada,” kata Joko saat dikonfirmasi terpisah.
(Kompas.com)