Alasan Dedi Mulyadi Usulkan Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Singgung Soal Integritas!
Widy Hastuti Chasanah May 08, 2026 08:34 AM

Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ungkap alasannya usulkan Susi Pudjiastuti jadi komisaris utama Bank Jabar Banten (BJB). Dalam pernyataanya, Dedi menyinggung soal kepercayaan hingga integritas.

Seperti diketahui, pengusaha sekaligus Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti kini resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB.

Susi resmi diangkat sebagai Komut Bank BJB dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Selasa (28/4/2026). Dalam susunan baru Dewan Komisaris, Susi akan menjabat Komisaris Utama Independen.

Usut punya usut, sosok yang mengusulkan Susi jadi Komut Bank BJB adalah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Diakui Dedi, ia punya alasan khusus mengapa mengusulkan nama sang mantan menteri untuk memegang jabatan tersebut.

Alasan Dedi Mulyadi Usulkan Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Dalam pernyataanya, Mantan Bupati Purwakarta itu mengungkapkan, alasan utama memilih Susi. Menurutnya, Susi adalah sosok yang berintegritas dan dapat dipercaya.

"Saya sampaikan bahwa saya selalu menjunjung tinggi integritas. Pengelola keuangan dan komisaris keuangan harus orang-orang yang memiliki integritas. Jadi, saya sangat percaya Bu Susi memiliki integritas sebagai komisaris," ujar Dedi saat usai kegiatan RUPST Bank BJB dilansir Kompas.com.

Lebih lanjut, Dedi juga memastikan, jajaran direksi tetap berasal dari internal Bank BJB dan dipilih berdasarkan jenjang karier. Ia percaya bahwa mereka bisa bekerja dengan baik.

"Mereka saya lihat orang baik, saya mendorong mereka berkarier mengelola bank dengan baik," tegasnya.

Dedi menyebut semua nama yang diusulkan dalam RUPST akan menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


"Tinggal mengikuti prosedurnya yang ditentukan OJK dan saya yakin lulus. Optimistis masa orang berintegritas tidak lulus," kata Dedi.

Selain itu, Dedi menyebut jumlah jabatan dalam struktur organisasi Bank BJB akan ditambah menjadi tujuh. Posisi yang berkaitan dengan teknologi informasi dibuat berdiri sendiri.

"Struktur jabatan menjadi tujuh karena teknologi informasi harus independen, tidak boleh bergabung dengan operasional karena itu menyangkut aspek yang bersifat strategik, kepentingan bisnis BJB ke depan," papar Dedi.

"Semoga dengan postur baru ini akan melahirkan bank yang kredibel bukan hanya eksis sebagai bank Pemda, tapi digemari di luar Pemda di seluruh wilayah Indonesia," tuturnya.

Demikianlah alasan Dedi Mulyadi usulkan Susi Pudjiastuti jadi Komisaris Utama Bank BJB.

Susi Pudjiastuti Cari Solusi Atasi Masalah Pinjol Usai Menjabat Sebagai Komut Bank BJB

Susi Pudjiastuti mengaku menerima tugas barunya di BJB karena tertantang terjun ke dunia perbankan. Ia bahkan sudah berniat untuk menyelesaikan masalah pinjol (Pinjaman Online) yang selama ini meresahkan masyarakat).

"Saya suka tantangan, saya ingin mencoba. Pengalaman di perbankan belum ada, tapi di (sektor) keuangan saya juga kan pengusaha. Saya yakin bisa memberikan nilai tambah pada bank Jabar, semoga bisa," katanya.

"Saya tidak tahu, apakah memungkinkan atau tidak. Pinjol di Jabar kalau bisa di-take over BJB. Itu mimpi saya, seharusnya bisa."

"Mungkin Pak Gubernur harus meminta cara membatasi pinjol di Jabar agar BJB bisa ambil porsi," ujar mantan menteri itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.