Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Menjelang Hari Raya Idul Adha pada akhir Mei 2026, harga komoditas kakao kering di tingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara mengalami kenaikan.
Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Hari Ini 6 Mei 2026 Kembali Melonjak, Cek Rinciannya
Harga kakao kering yang sebelumnya berada di angka Rp55.000 per kilogram (Kg) kini naik menjadi Rp62.000 per kg, atau meningkat sebesar Rp7.000 per kg.
Informasi tersebut disampikan oleh salah seorang tauke (pengepul) kakao di Aceh Tenggara, Sabri alias Win kepada TribunGayo.com pada Jumat (8/5/2026).
"Mulai hari ini harga kakao kering ditingkat petani naik dari Rp55.000 per kilogram menjadi Rp62.000 per kilogram," ujarnya.
Menurut Sabri, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh menurunnya stok kakao di pasaran akibat produksi yang berkurang.
Selain itu, meningkatnya permintaan menjelang Idul Adha juga turut memicu kenaikan harga.
"Kenaikan harga kakao kering ditingkat petani karena stok di pasaran mulai menipis karena produksi menurun dan juga kenaikan ini dipicu menjelang Lebaran Idul Adha," katanya.
Sementara itu, sejumlah petani kakao di Aceh Tenggara mengaku harga komoditas tersebut sudah cukup lama bertahan di kisaran Rp50.000 per kg.
Namun kini, harga biji kakao kering mulai menunjukkan tren kenaikan hingga mencapai Rp62.000 per kg di tingkat petani.
Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Hari Ini 5 Mei 2026 Kembali Melonjak, Tembus Rp52.000/Kg
"Harga ini tentunya, mulai menggairahkan bagi petani kakao di Tanah Alas Metuah," ujar salah seorang petani kakao dari Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Wasmar.
Hal senada juga disampaikan petani kakao asal Desa Amaliah, Kecamatan Semadam, M Asbi.
Ia berharap harga kakao terus meningkat hingga mampu kembali menyentuh harga tertinggi seperti beberapa waktu lalu yang pernah mencapai Rp170.000 per kg di Aceh Tenggara.
Menurutnya, kualitas biji kakao saat ini mulai membaik setelah sebelumnya banyak tanaman kakao terserang hama yang menyebabkan buah mengeras dan membusuk.
Dengan harga yang mulai naik, petani kini memiliki kemampuan lebih untuk melakukan perawatan tanaman kakao yang menjadi salah satu komoditas andalan masyarakat Aceh Tenggara.
"Semoga harga kakao terus naik di pasaran, karena kedepannya cukup banyak biaya untuk kebutuhan anak sekolah dan rumah tangga," tambah petani kakao lainnya di Aceh Tenggara, Saifullah. (*)
Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Hari Ini 4 Mei 2026 Naik Tipis, Mendekati Rp50.000/Kg