TNI Tuntaskan Jembatan Perintis Kedua, Akses ke Kualasimpang tak Lagi Satu Jam
Muhammad Hadi May 08, 2026 06:24 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – TNI menuntaskan pembangunan jembatan gantung perintis kedua di Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Jumat (8/5/2026).

Jembatan yang menghubungkan Kampung Bandarmahligai dengan Kampung Sekerak Kiri ini merupakan jembatan kedua yang dibangun TNI pascabanjir bandang.

“Ini merupakan jembatan gantung perintis garuda kedua yang dibangun, jembatan pertama di Lubuksidup,” kata Dandim 0117/Atam Letkol Arm Reden Subhi Fitra Jaya.

Dijelaskannya, pembangunan jembatan ini merupakan perintah langsung Presiden RI dengan tujuan pemulihan pascabanjir bandang. 

Baca juga: Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana

Kerusakan akibat banjir diakuinya sangat besar, termasuk memutus akses transportasi yang menyebabkan beberapa desa terisolasi.

“Waktu itu Aceh Tamiang mengalami bencana alam yang sangat luar biasa, sehingga akses dari desa ke desa terputus. 

Desa Bandarmahligai dengan Desa Sekerak Kiri ini sebelumnya harus menuju kota dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam,” jelasnya.

Dibangun selama tiga bulan

Jembatan gantung ini dibangun selama tiga bulan dengan panjang bentangan 280 meter dan lebar 1,2 meter, sehingga menjadikannya jembatan perintis terpanjang. 

Baca juga: Tanggul Marlempang di Aceh Tamiang Kritis, Warga Dihantui Banjir Susulan

Dipastikannya jembatan ini bukan yang terakhir, masih ada beberapa titik yang akan dilakukan pembangunan.

“Kami juga melakukan perbaikan sejumlah jembatan lain di wilayah terdampak banjir, di antaranya di Blangkandis, Tanahterban, dan Sukamulia,” bebernya.

Mengingat pentingnya fungsi jembatan ini, Subhi mengingatkan masyarakat bersama perangkat kampung menjaga jembatan agar tetap aman digunakan dalam jangka panjang.

“Jembatan ini untuk masyarakat. Jadi kita semua ikut merawat, dari TNI, Polri, seluruh elemen, terutama masyarakat itu sendiri. Patuhi aturan dan tata tertib supaya jembatan ini bisa bertahan lama,” ujarnya. (mad)

Baca juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah Sebelum Idul Adha 1447 H, Sidang Isbat 1 Dzulhijjah Digelar 17 Mei 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.