SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Dari hasil identifikasi korban kecelakaan maut yang terjadi di Karang Jaya, Muratara, tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang menemukan dompet.
Benda tersebut berada di kantong jenazah PM 09 warna cokelat.
Adapun isinya atas nama Sukino, lengkap dengan KTP, SIM, kartu ATM BRI, ATM BSI, dan uang tunai.
Hal ini diungkap oleh Karumkit RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, Kombes Pol. dr. Budi Susanto.
Hanya saja, laporan keluarga yang masuk ke Posko Ante Mortem menyebut nama korban berbeda.
Baca juga: Fakta Pilu Dua Jenazah Menempel dalam Satu Kantong, Diduga Berpelukan Sebelum Bus ALS Terbakar
“Berdasarkan penelusuran tim Ante Mortem, ada keluarga yang menginformasikan kehilangan anggota keluarganya atas nama Sukardi, sementara identitas yang kami temukan adalah Sukino,” jelasnya kembali.
Lanjutnya, Tim DVI juga menerima tambahan laporan keluarga korban dari luar Sumatra Selatan, termasuk dari Aceh Tamiang, Sumatra Utara, dan Jawa Tengah.
“Kami sudah mengontak jajaran DVI di wilayah Polda Jateng, Polda Sumut, dan Polda Aceh untuk meminta bantuan pengambilan sampel DNA keluarga yang empat keluarga belum datang ke RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang,” katanya.
Terpisah, dr. Budi mengatakan untuk korban Ngadiono yang awalnya dirawat di RSUD Rupit tadi pagi sudah berhasil dievakuasi dan kini menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Bhayangkara Moh. Hasan.
“Korban sudah kita rawat di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara,” katanya.
Sedangkan untuk satu korban lagi, ditambahkan dr. Budi, yakni Jumiatun, dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara Moh. Hasan melalui jalur darat.
"Kondisi korban mengalami luka bakar 80 persen," tutupnya.