Rumah Dibobol Saat Suami Sakit: Warga Jalan Bunga Rnte Berkali-kali Kemalingan, Kerugian Rp 500 Juta
Truly Okto Hasudungan Purba May 09, 2026 01:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebuah rumah di Jalan Bunga Rinte, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, menjadi sasaran pencurian. Aksi pencurian dilakukan pelaku secara bertahap, hingga kerugian pemilik ditaksir mencapai Rp 500 juta. Korban berinisial NA menjelaskan, pencurian mulai terjadi sejak tahun lalu.

Yang paling diingat, saat mereka kehilangan sepeda motor merek Honda Revo, sekira empat tahun lalu. Motor tersebut diambil dari dalam rumah, dan hingga saat ini belum terungkap meski sudah dilaporkan ke polisi. "Yang motor hilang itu sekitar sudah ada empat tahunan. Dari dalam juga diangkut," kata NA, Jumat (8/5).

Sejak saat itu pencurian bertahap berlangsung hingga saat ini. Di akhir tahun 2025 lalu, pencurian barang elektronik mulai berlangsung. Semua peristiwa lebih sering terjadi ketika rumah kosong, ditinggal kerja.

Namun yang paling menyakitkan hati adalah, ketika suaminya sakit dan dirawat selama 15 hari, mereka kembali kemalingan. Sampai akhirnya mereka memilih pindah rumah karena trauma, dan khawatir pelaku nekat menyakiti.

Sebab, para pelaku diduga menggunakan senjata tajam untuk mencungkil pintu."Karena kan, enggak mau kami bertahan di situ karena suami juga kondisinya sakit, dia mikirin semua. Akhirnya kami pindah daripada kami enggak aman, pindah kami jadinya dekat di situ juga,"sambungnya.

Meski pindah, rumah tetap ditempati orang kepercayaan untuk menjaga. Namun, begitu penjaga keluar rumah, aksi pencurian kembali terjadi. Bahkan lima hari lalu, para pelaku membongkar instalasi listrik rumah, karena barang berharga, elektronik sudah habis.

NA, anaknya, dan suaminya yang sakit berharap agar polisi rajin patroli. Kemudian, mereka berharap laporan sebelumnya diproses. Berdasarkan perhitungannya, kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta. "Kita hitungkan mesin-mesin kopi aja sudah berapa, 500-an juta lah, ada itu," katanya.

"Ya, harapan saya, dia pelaku semoga bertobat. Dalam arti, kita memang sudah korban, ya, karena bukan hanya kami, di situ, kan. Korban banyak yang, hampir digilir, itu semua jalan Bunga Rinte," sambungnya. 

Baca juga: Viral Aksi Heroik Ayah Melindungi Anaknya di Bawah Kereta yang Melintas, Keduanya Lolos dari Maut

 

Surat Terbuk

KORBAN NA yang tinggal di Jalan Bunga Rinte, Kecamatan Medan Tuntungan, resah dengan aksi pencurian yang dialami. Mulai dari sepeda motor, barang elektronik, dan perkakas rumah hampir ludes dicuri maling.

Karena resah rumahnya selalu dimaling, NA, membuat surat terbuka untuk maling yang kerap beraksi. Surat terbuka dibuat menggunakan spanduk berwarna kuning, tulisan berwarna hitam. Dalam surat terbuka yang dipasang di depan rumah, pemilik menuliskan barang apa saja yang hilang dicuri.

"Terimakasih atas berpindahnya 80 persen barang barang kami untukmu. Semoga Kamu dan keluargamu sehat-sehat menikmati hasil curianmu dan pemilik barang saat ini sudah sangat-sangat menderita dan kondisi sakit,"tulis isi spanduk yang dibentangkan di depan rumah, dilihat, Jumat (8/5).

Pemilik rumah juga merinci barang apa saja yang dicuri, dan kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta. Beberapa diantaranya ialah motor Honda Revo, 3 laptop l, 5 handphone, 2 mesin genset, 2 mesin AC 2, kipas, besi tratak 3 seberat 300 kg. Lalu kitchen set, 3 set televisi, 1 saksofon , 2 rak sepatu, panci stainless Steel 10 Set.

Kemudian, jerjak jendela, daun pintu, serta semua instalasi listrik, pompa air, 10 set ember, lampu, 3 mesin kopi, blender, mixer, perhiasan, uang dan bakal kain. (cr25/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.