Penampakan Rumah Rp12 Miliar Haerul Saleh Pejabat BPK Meninggal Kebakaran saat Berada di Ruang Kerja
Rusaidah May 09, 2026 09:03 AM

 

BANGKAPOS.COM -- Penampakan rumah mewah milik anggota BPK Haerul Saleh yang terbakar pada Jumat (8/5/2026) pagi.

Kebakaran hebat tersebut ikut merenggut nyawa pemiliknya.

Diketahui, rumah mewah yang berada di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu terbakar pada Jumat (8/5/2026) pagi.

Kebakaran tersebut merenggut nyawa Haerul Saleh yang sedang berada di ruang kerja ketika peristiwa terjadi.

Pemicu kebakaran diduga berasal dari sisa tiner pasca renovasi.

Baca juga: Daftar Lengkap Nama 9 Kapolda Baru Diganti Kapolri, Irjen Pipit Rismanto Jabat Kapolda Jabar

Penjaga rumah, Harpen (36), mengungkap kesaksian detik-detik kejadian.

Harpen tengah berada di lantai bawah ketika tiba-tiba mendengar suara teriakan dari kerabat Haerul Saleh yang berada di dalam rumah.

Harpen lantas menyadari adanya kebakaran ketika melihat asap hitam sudah mengepul dari dalam rumah.

Ia sempat mengira seluruh penghuni rumah sudah keluar.

“Nah, si Alo sama Bang Anto tuh turun ke bawah teriak 'kebakaran!'," kata Harpen di dikutip dari Kompas.com, Jumat.

"Nah, saya kira bapak sudah keluar, ternyata bapak belum keluar,” tambahnya.

Mengetahui adanya kebakaran, para penghuni langsung kembali ke lantai atas menuju ruang kerja Haerul Saleh yang berada di lantai empat.

Mereka berusaha melakukan pemadaman awal dengan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di lokasi.

Namun, upaya tersebut tidak berjalan efektif karena jumlah APAR yang terbatas, sementara api dengan cepat membesar.

20260509 HAERUL SALEH2
ANGGOTA BPK WAFAT - Anggota BPK Haerul Saleh meninggal dunia setelah terjebak di ruang kerjanya yang hangus terbakar hingga 80 persen akibat dugaan ledakan sisa tiner renovasi.

Petugas pemadam kebakaran kemudian segera dihubungi untuk penanganan lebih lanjut.

Api akhirnya berhasil dilokalisir setelah 48 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Proses pemadaman selesai sekitar pukul 08.46 WIB.

Baca juga: Dibantu Sopir, Siasat Ashari Kiai Cabul Kelabui Polisi, Pura-pura Ziarah, Sembunyi di Rumah Warga

Di tengah upaya tersebut, kondisi Haerul Saleh ditemukan sudah tidak sadarkan diri.

Ia kemudian segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Pasar Minggu, sebelum akhirnya dijemput pihak keluarga ke rumah dinas di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama.

Korban Kehilangan Kesadaran

Menurut keterangan penjaga rumah, kondisi Haerul Saleh sudah dalam keadaan tidak responsif saat ditemukan.

Ia menduga korban kehilangan kesadaran akibat paparan asap tebal dari kebakaran yang terjadi di lantai atas.

“Keadaan bapak ya… sudah enggak sadar diri sih. Mungkin karena asap ya jadi bapak sudah enggak sadar, karena dilihat dari luar katanya tadi asapnya hitam,” tutur Harpen.

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam kebakaran rumah tiga lantai di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi.

Aktivitas Korban Pagi Hari

Harpen juga mengungkapkan bahwa Haerul Saleh biasanya memulai pagi dengan berolahraga tenis.

Namun pada hari kejadian, korban diketahui sedang berada di ruang kerjanya bersama seorang rekan.

Sementara itu, istri dan anak Haerul tidak berada di rumah tersebut karena telah lebih dulu tinggal di rumah dinas di kawasan Pondok Indah sejak sebelum Ramadan.

“Untuk ibu kan emang dari sebelum puasa emang tinggal di Pondok Indah, rumah dinas. 

Inilah profil Haerul Saleh, Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, meningal dunia akibat kebakaran di rumahnya.
Inilah profil Haerul Saleh, Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, meningal dunia akibat kebakaran di rumahnya. (Dok Istimewa)

Ini rumah pribadi,” kata dia.

Dilihat dari video yang beredar, rumah Haerul Saleh itu tampak mewah.

Rumah itu didominasi warna hitam dan putih.

Baca juga: Firasat Buruk Sejak Awal, Tiga Penumpang Nekat Lompat Keluar Jendela saat Bus ALS Mulai Terbakar

Kemudian di sekitarnya tampak ditanami tumbuhan bahkan di bagian balkon lantai 2.

Rumah mewah itu juga memiliki harga yang fantastis.

Dilansir dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di Laman KPK, rumah itu seharga Rp12 miliar.

Haerul Saleh melaporkan memiliki 15 tanah dan bangunan yang berada di Kolaka, Bogor dan Jakarta.

Rumah yang jadi TKP kebakaran tempat Haerul meninggal itu memiliki luas 294 meter persegi.

Dalam LHKPN, Haerul melaporkan kalau harga rumahnya itu yakni Rp12.236.700.000.

Tampaknya rumah itu dibangun atau dibeli dengan cara cash.

Sebab Haerul tidak memiliki utang, baik ke cicilan bank atau apapun. 

(Tribun Bogor/Vivi Vebrianti/Tribun Style/Tribunnews.com/Kompas.com/Bangkapos.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.