PB Djarum Gelar Audisi Umum Atlet Bulutangkis 2026 di Kudus, Pekanbaru dan Makassar
Rustam Aji May 09, 2026 11:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – PB Djarum kembali membuka audisi Umum untuk mencari bibit muda bulutangkis Tanah Air.

Tempat audisi akan digelar di tiga kota. Yaitu di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus.

Program penjaringan bibit muda bulutangkis yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation tersebut pertama akan digelar di GOR Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau pada tanggal 7 sampai 12 Juli 2026.

Sementara audisi umum di Makassar akan diselenggarakan di GOR Dafest, Kecamatan Biringkanaya, Makassar pada 4 sampai 9 Agustus 2026 dan puncaknya di Kudus audisi akan digelar di GOR Djarum Jati Kudus sejak 8 sampai 13 September 2026.

Pada audisi umum PB Djarum kali ini akan menyasar tiga kelompok usia, yaitu kelompok usia U-11 atau peserta dengan usia 8 sampai 10 tahun atau tepatnya kelahiran 2016 sampai 2018. Kemudian kelompok kedua yaitu KU 11 atau peserta 11 tahun tepatnya kelahiran 2015, dan terakhir yaitu KU 12 atau peserta dengan usia 12 tahun atau kelahiran 2014.

Rangkaian seleksi Audisi Umum PB Djarum 2026 dimulai dengan tahap screening yang menggunakan sistem gugur. Pertandingan berlangsung satu gim sampai pion ke-21 tanpa deuce dengan perpindahan lapangan saat poin ke-11.

Peserta yang lolos di tahap ini akan melaju ke tahap turnamen yang juga menggunakan sistem gugur.

Baca juga: Harapan Persijap Jepara Bertahan di BRI Super League Musim Depan, Butuh 2 Kemenangan Penting

Untuk audisi umum di Pekanbaru dan Makassar, Super Tiket akan diberikan kepada masing-masing juara baik kategori putra maupun putri. Sementara untuk di Kudus, kategori putra yang meraih Super Tiket merupakan semifinalis, untuk kategori putri merupakan finalis. Setelahnya mereka akan menjalani tahap karantina.

Tahap karantina ini akan berjalan selama empat minggu. Karantina ini berlangsung setelah seluruh rangkaian audisi umum selesai di tiga kota.

Karantina akan berlangsung sejak 14 September sampai 9 Oktober 2026 dengan dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober 2026.

Untuk pengumuman hasil akhir audisi umum ini akan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Peserta yang lolos akan mendapat Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan PB Djarum.

Pendaftaran audisi dilakukan secara daring melalui laman resmi PB Djarum yang telah dibuka sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB. 

Peserta yang lolos tahap administrasi wajib melakukan daftar ulang pada 8 September 2026 pukul 09.00–15.00 WIB, sebelum mengikuti tahap seleksi pada 8–13 September 2026 di Kudus. 

Untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026, para calon peserta dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan, pihaknya menyelenggarakan audisi umum di tiga kota karena ingin memperluas jangkauan pencarian bakat muda bulutangkis di seluruh Indonesia. Keputusan menggelar audisi di sejumlah kota kali ini karena ingin menjawab permintaan peserta, orangtua atlet, dan klub di daerah yang tidak ingin audisi hanya terpusat di Pulau Jawa.

“Sejak 2022 sampai 2025 audisi umum memang kami pusatkan di Kudus. Tapi pada tahun-tahun sebelumnya kami juga sempat menggelar audisi di berbagai kota, bahkan sampai sembilan kota,” kata Yoppy.

Baca juga: Jateng Targetkan Investasi Rp99 Triliun, Ahmad Luthfi: Saya Jamin Tidak Ada Premanisme!

Tahun ini, kata Yoppy, pihaknya kembali berupaya memperluas jangkauan dengan menggelar audisi di Pekanbaru dan Makassar.

Untuk itu dia berharap agar atlet muda berbakat dari berbagai daerah di Tanah Air yang selama ini terpendam bisa muncul ke permukaan.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto menjelaskan, proses seleksi tahun ini tetap dirancang ketat dan kompetitif demi menemukan atlet-atlet muda dengan kualitas istimewa. 

Juara Dunia 1997 ini menambahkan, penyelenggaraan audisi yang rutin setiap tahun merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan mata rantai pembinaan atlet di PB Djarum.

“Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara. Kombinasi tersebut penting untuk membentuk atlet dengan kualitas super yang mampu bersaing di level tertinggi,” kata Sigit.(goz)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.