Wawali Astrid Apresiasi Kelompok Wanita Tani Timuran Solo Terapkan Urban Farming dan Olah Produk
Rifatun Nadhiroh May 09, 2026 11:32 AM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani meninjau kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Timuran, Jumat (8/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Astrid mengapresiasi semangat warga, khususnya para perempuan, dalam mengembangkan urban farming sekaligus mengolah hasil panen menjadi produk bernilai ekonomi.

Baca juga: Lepas 521 Jemaah Haji Asal Solo, Wawali Astrid Harapkan Jaga Ketertiban Selama di Tanah Suci

Saat berdialog dengan anggota KWT Timuran, Astrid melihat langsung berbagai hasil pengolahan lele dari program urban farming warga.

Mulai dari abon hingga keripik lele diproduksi secara mandiri dan dinilai memiliki kualitas rasa yang baik serta berpotensi dikembangkan menjadi produk UMKM unggulan kampung.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani meninjau kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Timuran, Jumat (8/5/2026)
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani meninjau kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Timuran, Jumat (8/5/2026) (TribunSolo.com/Istimewa)

“Ini luar biasa. Tidak hanya memanfaatkan lahan sempit untuk urban farming, tetapi warga juga mampu mengolah hasilnya menjadi produk yang punya nilai tambah ekonomi. Semangat seperti ini yang perlu terus diperkuat,” kata Astrid.

Selain produk olahan lele, Astrid juga meninjau pemanfaatan media tanam dari bahan bekas pakai serta produksi pupuk kompos hasil pengolahan sampah rumah tangga.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh nyata gerakan ketahanan pangan berbasis masyarakat sekaligus penguatan ekonomi sirkular di tingkat kampung.

Astrid menyebut keberadaan Kelompok Wanita Tani memiliki peran penting dalam membangun ketahanan pangan keluarga dan memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Ia menilai gerakan yang dilakukan warga Timuran mencerminkan semangat gotong royong dan pemberdayaan perempuan.

“Ini definisi tetangga rasa saudara. Warga saling mendukung melalui ketahanan pangan dan kegiatan produktif. Yang menarik, hasil latihan berkebun di lahan rumah dinas wakil wali kota nantinya juga akan diolah menjadi produk UMKM bersama warga,” ujarnya.

Pemerintah Kota Surakarta, lanjut Astrid, terus mendorong pengembangan urban farming di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan kota sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia berharap inovasi dan kreativitas warga Timuran dapat menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain di Kota Solo untuk mengembangkan pertanian perkotaan yang berkelanjutan dan produktif.

Baca juga: Momen Wawali Solo Astrid Widayani Semangati Atlet Anggar Hadapi Porprov Semarang Raya 2026

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.