Subuh di ITS, Mendiktisaintek Dorong Kampus Percepat Hilirisasi Inovasi
Titis Jati Permata May 09, 2026 12:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Kunjungan kerja Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Brian Yuliarto ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dimanfaatkan untuk mendorong percepatan implementasi teknologi hasil riset kampus agar lebih cepat dirasakan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Prof Brian saat menghadiri salat subuh berjamaah dan kajian spesial di Masjid Manarul Ilmi ITS, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan penelitian dan inovasi, tetapi juga harus memastikan hasil karya tersebut bisa diimplementasikan secara nyata untuk menjawab kebutuhan bangsa.

“Perguruan tinggi yang banyak menghasilkan karya-karya inovatif dan implementatif ya. Jadi secara khusus pagi ini saya silaturahmi kepada Pak Rektor, jajaran pimpinan ITS untuk melihat lagi mana hal-hal yang bisa dipercepat implementasi teknologinya,” ujarnya.

Dialog dengan Civitas Akademika

Prof Brian mengatakan kunjungan sejak waktu subuh dipilih agar dirinya memiliki waktu lebih panjang untuk berdialog dengan civitas akademika sebelum melanjutkan agenda lain di Surabaya.

"Karena waktu terbatas kalau mulainya dari siang, kita manfaatkan subuh sudah mulai sehingga nanti siang saya ke Unesa dan sebagainya,” katanya.

Selain berbicara soal penguatan inovasi, Prof Brian juga menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya memaksimalkan ibadah pada 10 hari pertama Dzulhijjah yang disebut memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.

Perbanyak Amalan

Ia mengajak jamaah memperbanyak amalan seperti puasa Arafah, zikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, hingga kurban bagi yang mampu.

“Seharusnya 1 sampai 10 hari Dzulhijjah ini lebih lagi kita kejar karena pahalanya sangat luar biasa,” ujarnya.

Dalam kajian yang dihadiri Ikatan Alumni ITB dan IKA ITS tersebut, Mendiktisaintek juga menekankan pentingnya doa, istiqamah, serta amalan yang dapat memudahkan terkabulnya doa seperti berbakti kepada orang tua dan memperbanyak istigfar.

“Marilah kita membiasakan diri membuat amalan-amalan yang bisa memudahkan doa-doa kita didengar oleh Allah subhanahu wa ta'ala,” tuturnya.

Perkuat Inovasi dan Kolaborasi

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Prof Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menyebut kunjungan Mendiktisaintek menjadi motivasi bagi ITS untuk terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dengan industri.

“Kami merasa keberadaan ITS mendapat pengakuan sehingga kami diminta terus mengembangkan inovasi dan menggandeng industri agar semua inovasi kami bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Penguatan Peran Masjid Kampus

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Manarul Ilmi ITS, Muhammad Mashuri mengatakan kehadiran Mendiktisaintek menjadi bagian dari penguatan peran masjid kampus dalam pembentukan karakter mahasiswa dan civitas akademika.

“Harapan kami tentu pertama bisa memberikan manfaat bagi kita semuanya khususnya dalam kaitan dengan pembentukan karakter bagi mahasiswa dan civitas akademika secara umum,” ujarnya.

Kampus Teknologi yang Punya Tanggung Jawab Besar

Ketua I Yayasan Masjid Manarul Ilmi ITS sekaligus perwakilan IKA ITS, Adi Dharma menilai pesan Mendiktisaintek sangat relevan dengan posisi ITS sebagai kampus teknologi yang memiliki tanggung jawab besar membantu menyelesaikan persoalan bangsa.

“Teknologi menjadi kunci sekaligus garda terdepan penyelesaian masalah bangsa. Kampus teknologi harus perfect dan detail dalam penyelesaian masalah bangsa sehingga selalu memberikan yang terbaik buat bangsa ini,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.