TRIBUNNEWS.COM - Persaingan panjang antara dua megabintang sepakbola, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, kembali menjadi sorotan.
Dalam wawancara terbaru, Messi menyebut rivalitasnya dengan Cristiano Ronaldo sebagai persaingan yang indah, dan tak pernah melibatkan kebencian pribadi.
Messi dan Ronaldo memang menjadi dua ikon terbesar sepak bola modern. Selama hampir satu dekade, keduanya saling bersaing saat membela Barcelona dan Real Madrid.
Rivalitas itu melahirkan duel-duel panas di El Clasico, perebutan gelar Liga Champions, hingga persaingan Ballon d'Or yang mendominasi dunia sepak bola dari 2008 hingga 2017.
Bahkan di ujung karir mereka, keduanya masih berada di pusat perdebatan G.O.A.T yang ada di mana-mana.
Messi mengenang rivalitasnya dengan Ronaldo sebagai sesuatu yang “indah” dan menegaskan bahwa hubungan mereka selalu baik, meski dunia sepak bola terus membandingkan keduanya selama bertahun-tahun.
Baca juga: Kata Messi soal Piala Dunia 2026: Neymar Harus Ikut, Prancis Favorit Juara
"Perbandingan dan persaingan itu sesuatu yang wajar dalam sepak bola. Saya di Barcelona dan dia di Real Madrid."
"Kami bersaing untuk segalanya, baik secara tim maupun individu," kata Messi dalam wawancara bersama Pollo Álvarez dalam acara Lo del Pollo.
"Apa yang kami capai membuat rivalitas itu semakin besar. Tetapi kami selalu memiliki hubungan yang baik," lanjut kapten Timnas Argentina tersebut.
Messi juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Ronaldo sebenarnya jarang bertemu di luar pertandingan atau acara penghargaan.
Namun setiap momen selalu menjadi perhatian publik karena dunia ingin melihat siapa yang lebih unggul.
"Sekarang kami berada jauh dan berada di tahap kehidupan yang berbeda. Tetapi apa yang terjadi adalah rivalitas olahraga yang indah," ujar Messi.
Secara statistik, duel keduanya memang sulit ditandingi pemain mana pun di generasi sekarang.
Messi telah mencatatkan 906 gol dan 408 assist dalam 1.151 pertandingan sepanjang karier profesionalnya.
Sementara Ronaldo sudah mengoleksi 971 gol dari 1.320 laga dan masih memburu target fantastis 1.000 gol bersama Al Nassr.
Dalam urusan trofi individu, Messi unggul dengan delapan Ballon d'Or, sedangkan Ronaldo mengoleksi lima penghargaan.
Messi juga menjadi top skor sepanjang masa Liga Spanyol, sementara Ronaldo masih memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions.
Meski kini keduanya bermain di luar Eropa — Messi bersama Inter Miami dan Ronaldo di Al Nassr — perdebatan soal siapa pemain terbaik sepanjang masa belum pernah benar-benar berhenti.
Baca juga: Cetak 100 Gol, Ronaldo Masuk Klub Elite nan Langka di Liga Arab Saudi, Selebrasi Jadi Sorotan
Persaingan Messi dan Ronaldo tidak hanya ada di level klub, namun itu meluas ke level tim nasional mereka.
Banyak yang percaya kemenangan Messi di Piala Dunia 2022 bersama Argentina, menobatkannya sebagai pemain terbaik yang tak terbantahkan sepanjang masa.
Ronaldo sendiri masih belum bisa mendapatkan trofi Piala Dunia, namun ia memenangkan Euro sekali dan UEFA Nations dua kali.
Menariknya, Piala Dunia 2026 ini berpotensi menjadi panggung terakhir duel Messi kontra Ronaldo, dan keduanya berpeluang berduel dalam satu di lapangan.
Argentina tergabung dalam grup Grup J bersama Aljazair, Austria dan Yordania. Sedangkan Portugal di grup K dengan RD Kongo, Uzbekistan dan Kolombia.
Jika Portugal dan Argentina sama-sama lolos sebagai juara grup, keduanya bisa bertemu di perempat final.
Pertemuan itu berpeluang menjadi duel kompetitif terakhir dua legenda yang telah mendefinisikan era sepak bola modern selama hampir dua dekade.
(Tribunnews.com/Tio)