TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Jumiatun (43), korban kecelakaan maut di Muratara, Sumatra Selatan, tiba di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang usai menempuh jalur darat dengan ambulans, Sabtu (9/5/2026) sekira pukul 01.00 WIB.
Jumiatun dirujuk dari RSUD Rupit untuk menjalani perawatan intensif.
"Benar, satu pasien lagi atas nama Jumiatun dengan mengalami luka bakar 85 persen akibat kecelakaan tersebut sudah tiba ke RS Bhayangkara Moh. Hasan dini hari sekitar pukul 01.00," kata Karumkit RS Bhayangkara Moh. Hasan, Kombes Pol. Budi Susanto kepada Sripoku.com.
Hingga kini, lanjut dr. Budi, pasien sudah mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RS Bhayangkara Moh. Hasan.
"Ya, sudah dirawat di ruang ICU, dan dijaga perawat dan dokter jaga standby di ruangan," ungkapnya.
Seperti pantauan Sripoku.com, sesampai RS Bhayangkara Moh. Hasan, Jumiatun menggunakan alat lengkap seperti oksigen dan infus langsung dibawa ke ruang ICU.
"Mas, kasih jalan pasien ya, mohon bantuannya, kasih jalan, kasih jalan," ucap salah satu perawat.
Baca juga: Gagal Seleksi Kerja ke Luar Negeri, Bakhrul Ulum Tewas Dalam Bus ALS Saat Hendak Merantau Ke Padang
Sebelumnya, Ngadiono, suami Jumiatun dirujuk ke Palembang dengan menggunakan helikopter.
Proses rujukan dilakukan pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan helikopter.
Sebelum diterbangkan ke Palembang, korban terlebih dahulu dibawa menggunakan mobil ambulans dari RSUD Rupit menuju halaman Mapolres Muratara.