20 Mobil & 7 Motor Dibakar Massa Imbas Kericuhan di Stadion Lukas Enembe Pasca Persipura Vs Adhyaksa
adisaputro May 09, 2026 12:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Dampak kericuhan pasca laga playoff antara Persipura Jayapura kontra Adhyaksa FC menyisakan banyak kerusakan material yang terbilang parah.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, setidaknya ada puluhan kendaraan dikabarkan ludes terbakar imbas amuk massa pasca laga Persipura Jayapura kontra Adhyaksa FC.

Berdasarkan laporan pengamatan langsung di area kejadian, Sabtu (9//5/2026) pagi, ada setidaknya 20 unit mobil dan 7 sepeda motor yang hangus terbakar.

Bahkan, rangka-rangka kendaraan yang sudah menghitam masih tergeletak di sekitar area stadion tanpa adanya garis polisi.

Baca juga: Persib Bandung Rasa Persipura Jayapura Lagi? 4 Pemain Layak Dibajak seusai Gagal Promosi ke Liga 1

Tak cuma kendaraan, fasilitas penting stadion termasuk pagar pembatas dan pos jaga pun terkena imbasnya.

Di area sekitar lokasi juga ada beberapa butir selongsong peluru sisa dari upaya aparat saat melakukan pembubaran massa.

Polisi Lakukan Pendataan Kerugian Kabid Humas Polad Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengonfirmasi adanya pembakaran dan perusakan fasilitasa tersebut.

Hingga saat ini, polisi masih lakukan pendataan secara keseluruhan terkait total kerugian material yang dialami.

"Aparat kepolisian masih melakukan pendataan terkait kerugian material maupun kemungkinan adanya korban luka. Fasilitas umum, kios milik masyarakat, serta kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan dan pembakaran," ujar Cahyo, Sabtu (9/5/2026).

Baca juga: Suporter Persipura Ngamuk setelah Gagal Promosi: Pemain Adhyaksa FC Kocar-kacir Dilempari Botol

Stadion Lukas Enembe mencekam setelah Persipura Jayapura kalah lawan Adhyaksa FC, dalam playoff promosi Championship, Jumat (8/5/2026).
Stadion Lukas Enembe mencekam setelah Persipura Jayapura kalah lawan Adhyaksa FC, dalam playoff promosi Championship, Jumat (8/5/2026). (Tribun Papua)

Penyelidikan Terhadap Provokator

Polda Papua dengan tegas menyebut tak akan tinggal diam atas insiden yang mencoreng sepak bola Indonesia tersebut.

Cahyo membeberkan adanya dugaan oknum yang memanfaatkan situasi itu untuk lakukan kericuhan.

"Kondisi keramaian di lokasi pertandingan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan provokasi sehingga memicu tindakan perusakan dan pembakaran. Ini akan kami usut tuntas agar diproses secara hukum," tegasnya.

Terkini, area di sekitar Stadion Lukas Enembe sudah terkendali.

Akan tetapi, sisa-sisa kerusuhan masih terlihat.

Bahkan, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tak terpengaruh dengan isu-isu yang jadi pemicu ketegangan susulan di wilayah Jayapura.

(TribunWow.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.