TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota DPR RI asal daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Timur (Kaltim), Budisatrio Djiwandono memberikan respons menyejukkan terkait dinamika politik yang belakangan memanas di Bumi Etam.
Hal ini menyusul pernyataan Gubernur Kaltim, Rudy Masud, yang sempat menyinggung sosok Hashim Djojohadikusumo dalam sebuah kesempatan hingga menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Saat dimintai responsnya usai acara temu akademisi dan silaturahmi di Hotel Harris Samarinda (Groovy 2 Lantai M).
Jalan Untung Suropati No.35, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kaltim, Jumat (8/4/2026) malam.
Baca juga: Budisatrio Djiwandono Respons Wacana Hak Angket DPRD Kaltim untuk Gubernur Rudy Mas’ud
Budisatrio Djiwandono memilih santai menanggapi hal tersebut, dan mengajak seluruh elemen pemimpin untuk menjaga kondusifitas daerah.
"Sudahlah, kita sebagai pemimpin pokoknya sama-sama bijaksana lah, kira-kira begitu," ujarnya dengan nada tenang sembari berjalan menuju kendaraannya.
Politisi Gerindra ini menegaskan bahwa fokus utama saat ini bukanlah pada perbedaan pendapat atau perbandingan antar-tokoh, melainkan bagaimana memastikan pembangunan di Kalimantan Timur tetap berjalan maksimal.
Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki potensi luar biasa yang memerlukan pengawalan bersama dari seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Titip Surat ke Keponakan Prabowo, Sorot Kebijakan Rudy Mas’ud
"Pokoknya sama-sama kita kawal Kalimantan Timur, potensinya besar," tambahnya singkat.
Bendahara DPD Partai Gerindra Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, serta dua kader lainnya Akhmed Reza Fachlevi dan Andi Muhammad Afif Rayhan Harun diantaranya yang angkat bicara soal pernyataan Rudy Masud menyinggung adik Presiden RI Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.
Kala itu, Ketua DPD Partai Golkar Kaltim tersebut mengatakan 'Apa bedanya Pak Hashim yang dipercayakan Pak Prabowo? Itu hak prerogratif'.
Baca juga: Hendra Salurkan Aspirasi Budisatrio Djiwandono, Petani dan Warga Kukar Terima Alsintan dan BSPS
Perkataan ini, memantik kader Gerindra agar Gubernur lebih etis jika membandingkan sesuatu, dan tidak menyeret personal Presiden RI.
Sebagai tambahan, adik kandung Rudy Masud, Hijrah Mas'ud masuk dalam struktur TAGUPP sebagai Wakil Ketua.
Alasannya sendiri membandingkan dengan adik Presiden, yaitu ada sesuatu yang bentuknya privasi agar ditangani oleh Hijrah Mas'ud. (*)