Tragedi di Tembagapura, Bocah Perempuan Tak Berdosa Tewas Ditembak OPM
Hari Susmayanti May 09, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, MIMIKA -  Seorang anak perempuan di  Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, tewas ditembak oleh kelompok Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). 

Korban yang belum diketahui identitasnya tersebut mengalami luka di bahu bagian kiri.

Saat pertama kali ditemukan, korban masih dalam kondisi hidup.

Oleh petugas gabungan, korban kemudian langsung dievakuasi menuju ke rumah sakit.

Namun dalam perjalanan, tepatnya di Jalan Poros MP 69, anak tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Adapun pelaku penembakan diduga merupakan kelompok OPM pimpinan Guspi Waker.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Penerangan Komando Operasi TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengungkapkan teror yang dilakukan oleh KKB telah merenggut nyawa warga sipil. 

“Aksi brutal yang diduga dilakukan kelompok OPM pimpinan Guspi Waker itu tidak hanya menebar ketakutan, namun juga merenggut masa depan seorang anak perempuan tidak berdosa berusia sekitar 12–15 tahun,” jelas Wirya dalam keterangannya, dikutip Sabtu (9/5/2026).

Menurut Wirya, keberadaan KKB Papua di sekitar lokasi kejadian sempat terdeteksi oleh Satgas TNI.

Baca juga: Gas Amonia Pabrik Es di Kalasan Bocor, Warga Mengungsi

Petugas di lapangan mendeteksi adanya adanya pergerakan mencurigakan di sekitar lokasi.

 “Dari hasil pemantauan tersebut, terdengar dua kali letusan senjata api dari arah Camp David di seberang sungai, yang diduga berasal dari kelompok OPM pimpinan Guspi Waker,” ungkap dia.

Kelompok tersebut kemudian kembali melepaskan tembakan ke arah posisi personel Satgas TNI di sekitar Camp Wini Kalikuluk.

“Personel bergerak cepat mengevakuasi warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak, ke lokasi yang lebih aman sebelum melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang melarikan diri ke dalam hutan,” jelas dia.

Saat proses evakuasi, personel menemukan seorang anak perempuan mengalami luka tembak di bagian bahu kiri di sekitar Camp Wini.

Korban kemudian dibawa menuju fasilitas kesehatan terdekat.

“Namun takdir berkata lain. Di perjalanan menuju fasilitas kesehatan, tepatnya di Jalan Poros MP 69, anak tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya,” ujar dia.

“Tindakan yang dilakukan personel telah sesuai prosedur dan dilakukan secara terukur untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban dari masyarakat sipil. Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama,” tambah dia.

Berdasarkan keterangan salah satu korban luka, Irince Wandikbo, tembakan berasal dari arah Camp David di seberang sungai saat warga sedang berkumpul bersama keluarga di dalam camp.

Hingga kini, Satgas TNI Kewilayahan masih melakukan patroli pengamanan dan pendalaman terkait penembakan tersebut.

TNI juga meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas kelompok OPM pimpinan Guspi Waker di wilayah Kalikuluk dan sekitarnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.