Hari Kedua, Tim SAR Sisir 300 Meter dari Titik Awal Pria Difabel Tenggelam di Sungai Mungkung Sragen
Vincentius Jyestha Candraditya May 09, 2026 02:16 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Memasuki hari kedua pencarian pria difabel yang diduga tenggelam di Sungai Mungkung, Sragen, tim SAR gabungan memperluas radius penyisiran hingga 300 meter dari titik awal korban dilaporkan hilang, Sabtu (9/5/2026).

Puluhan relawan, petugas BPBD, TNI-Polri hingga warga diterjunkan untuk menyisir aliran sungai yang dipenuhi rumpun bambu dan arus deras.

Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, dr. Udayanti Proborini, mengatakan operasi pencarian kembali dilanjutkan sejak pagi setelah evaluasi pencarian malam sebelumnya.

DIDUGA TENGGELAM - Proses pencarian pria difabel yang dilaporkan tenggelam setelah diduga terjatuh ke aliran Sungai Mungkung, tepatnya di Kampung Klumutan, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, pada Jumat (8/5/2026) malam. Pencarian pada malam pertama terkendala derasnya arus sungai serta banyaknya rumpun bambu dan kayu yang melintang di badan sungai.
DIDUGA TENGGELAM - Proses pencarian pria difabel yang dilaporkan tenggelam setelah diduga terjatuh ke aliran Sungai Mungkung, tepatnya di Kampung Klumutan, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, pada Jumat (8/5/2026) malam. Pencarian pada malam pertama terkendala derasnya arus sungai serta banyaknya rumpun bambu dan kayu yang melintang di badan sungai. (TribunSolo.com/Istimewa)

“Setelah tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak berwajib serta saksi-saksi, Operasi SAR Gabungan Laka Air resmi dibuka semalam,” ujar dr. Udayanti dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Korban diketahui bernama Prahito Rochmad Alfian (31), warga Dukuh Grompolan, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Pria tersebut dilaporkan terjatuh ke Sungai Mungkung di Kampung Klumutan, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, Jumat (8/5/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban memiliki riwayat epilepsi dan disabilitas mental.

Baca juga: Kondisi Pria yang Terjatuh di Sungai Mungkung Sragen, Punya Riwayat Epilepsi dan Disabilitas Mental

Pada malam pertama pencarian, tim SAR gabungan langsung menerjunkan dua unit perahu karet untuk menyisir area sungai sejauh 100 hingga 150 meter dari lokasi kejadian.

Namun proses pencarian terkendala kondisi medan yang cukup sulit.

“Evaluasi pencarian hari pertama menunjukkan adanya beberapa palung sungai atau kedungan serta hambatan alami seperti rumpun bambu yang belum terdeteksi sepenuhnya. Karena kondisi medan dan pencahayaan, operasi sempat dihentikan sementara pada tengah malam dan dilanjutkan pagi ini,” tambahnya.

Terjunkan 100 Relawan

Memasuki hari kedua, operasi pencarian diperluas dengan melibatkan lebih banyak personel gabungan.

Kalak BPBD Kabupaten Sragen, R Triyono Putro, mengatakan sebanyak 100 relawan diterjunkan dalam pencarian lanjutan tersebut.

“Pencarian dimulai kemarin hingga dilanjutkan hari ini dengan mengerahkan relawan sebanyak 100 orang,” kata dia.

Baca juga: Pria Difabel Diduga Terjatuh ke Sungai Mungkung Sragen, Pencarian Hari Pertama Terkendala Arus Deras

Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain PSC 119 Sukowati, BPBD Sragen, TNI, Polri, Tagana, MDMC, SAR Himalawu, SAR PSHT hingga relawan lokal dan warga sekitar.

Tim SAR juga menyiapkan ambulans untuk proses evakuasi apabila korban berhasil ditemukan. Warga diminta tidak mendekati area pencarian agar proses penyisiran berjalan lancar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.