TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh, Sabtu (09/05/2026) siang.
Anggota BPK RI periode 2022-2027 ini dimakamkan di Jalan Penggusuran, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Istri Haerul Saleh, Anita Hardiana, tak kuasa menahan kesedihan hingga sempat jatuh pingsan sesaat setelah seluruh prosesi pemakaman usai.
Sejak jenazah mulai diturunkan ke liang lahat, suasana kebatinan di lokasi pemakaman tampak berat.
Anita terlihat duduk bersimpuh di kursi hijau tepat di sisi pusara.
Isak tangisnya pecah saat perlahan tanah mulai menutupi raga suaminya.
Meski sejumlah kerabat berulang kali membisikkan kata penguat, pertahanan emosionalnya tampak runtuh seiring doa-doa yang dipanjatkan.
Baca juga: Isak Tangis Warnai Pemakaman Anggota BPK RI Haerul Saleh di Kolaka, Tokoh Beri Penghormatan Terakhir
Keengganan untuk berpisah terlihat jelas saat pelayat lain mulai meninggalkan area pemakaman usai prosesi tabur bunga.
Anita sempat bergeming, tetap duduk terpaku menatap gundukan tanah yang kini menjadi tempat peristirahatan terakhir sang suami.
Upaya keluarga pun membimbingnya pulang ke rumah duka.
Namun sekitar beberapa ratus meter meninggalkan lokasi makam, wanita tersebut jatuh pingsan.
Kelelahan fisik dan beban duka yang mendalam membuatnya tak sadarkan diri di pelukan anak-anaknya.
Di tengah situasi tersebut, Bupati Kolaka, Amri Jamaluddin, yang turut mendampingi pihak keluarga hingga prosesi selesai.
Amri beserta putra almarhum terus berupaya menenangkan Ida, sapaan istri Haerul, agar tetap tegar menghadapi kenyataan pahit ini.
Kepergian Haerul Saleh meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga inti.
Tetapi juga bagi kerabat dan kolega yang memadati lokasi pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum.
Haerul Saleh sebelumnya berpulang untuk selama-lamanya, pada Jumat (08/05/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Aco, sapaan akrabnya, menjadi korban kebakaran rumah di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Jenazah kemudian diterbangkan dari Jakarta menuju kampung halamannya di Kolaka melalui Bandara Halim Perdanakusuma.
Setelah jenazah sempat disemayamkan di rumah duka, Jl Kartika Utama, Jakarta Selatan.
Baca juga: Detik-detik Pemakaman Anggota BPK RI Haerul Saleh di Kolaka Sulawesi Tenggara, Suasana Haru Pelayat
Jenazah Haerul tiba dengan pesawat khusus di Bandara Sangia Nibandera, pada Jumat malam.
Bandara ini berlokasi Jalan Poros Pomalaa-Boepinang, Tanggetada, Kolaka, Provinsi Sultra.
Selanjutnya, jenazah dibawa dengan ambulans ke kediaman pribadi Haerul yang berjarak sekitar 35 km dari bandara ini.
Rumah duka tersebut berlokasi di Jalan Kakatua, Kelurahan Laloeha, pusat kota di kabupaten berjuluk Bumi Mekongga ini.
Sebelum hingga kedatangan jenazah, rumah ini sudah dipenuhi pelayat dari berbagai kalangan.
Pada Sabtu (09/05/2026), prosesi pelepasan jenazah dari rumah duka di Bumi Mekongga dimulai pukul 10.00 wita.
Mobil ambulans yang membawa peti jenazah bergerak perlahan membelah kerumunan massa.
Ratusan pelayat turut mengiringi perjalanan menuju liang lahad, sebagian besar menggunakan kendaraan bermotor.
Baca juga: Biodata Haerul Saleh 2 Kali DPR Asal Sulawesi Tenggara, Mundur Legislator Menjadi Anggota BPK RI
Namun tidak sedikit pelayat yang memilih berjalan kaki sekitar 1 kilometer dari rumah duka.
Di area pemakaman, terlihat tiga tenda besar.
Arus pelayat terus berdatangan hingga prosesi pemakaman usai.(*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)