Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Masyarakat bersama aparat TNI mulai memperbaiki jembatan darurat tipe bailey di kawasan Kampung Umah Besi, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah.
Baca juga: Lantai Jembatan Bailey Umah Besi Rusak di Bener Meriah, Puluhan Kendaraan Terjebak Macet
Danramil 03 Timang Gajah, Kapten Inf Takdir Anur memimpin langsung perbaikan jembatan tersebut yang dilakukan hari ini Sabtu (9/5/2026).
Kapten Inf Takdir Anur mengatakan jika perbaiki ini difokuskan pada bagian galangan jembatan yang patah serta penyambungan kembali lantai-lantai jembatan yang sempat terlepas dari rangkaian utamanya.
Proses perbaikan dilakukan secara intensif mengingat jembatan ini merupakan urat nadi bagi masyarakat di daratan tinggi Gayo.
"Jembatan Umah Besi mulai kita perbaiki yang turut dibantu oleh masyarakat," ujarnya.
Sementara, selama pengerjaan berlangsung, seluruh jenis kendaraan masih dilarang melintasi struktur jembatan demi keamanan pekerja dan pengendara.
Lantas sebagai solusinya, arus lalu lintas dialihkan sepenuhnya melalui jalur alternatif di bawah jembatan dengan sistem buka-tutup.
"Kami harap pengendara untuk bersabar dan saling tertib bila melintas dijalan bawah, karena perbaikan lagi kita lakukan," pungkas Danramil.
Baca juga: Jalan Nasional Kawasan Umah Besi Bener Meriah Diberlakukan Buka Tutup
Sebelumnya, puluhan kendaraan sempat terjebak macet buntut dari jembatan darurat bailey di kawasan Kampung Umah Besi tersebut rusak pada Jumat (8/5/2026).
Karenanya, lalu lintas di jalan lintas nasional tersebut terpaksa harus dialihkan melalui jalur bawah dengan sistem buka tutup.
Situasi ini justru memicu penumpukan kendaraan yang sangat banyak hingga beberapa kilometer karena para pengemudi harus bersabar mengantre demi bisa lewat.
Babinsa Koramil 03 Timang Gajah jajaran Kodim 0119 Bener Meriah, Serda Suarsono sempat melakukan pengecekan ke lokasi mengatakan struktur galangan kecil pada jembatan tersebut mengalami patahan akibat material yang sudah mulai rapuh dan dimakan karat di berbagai sisi.
"Tak hanya itu, beberapa bagian lantai jembatan bahkan terpantau sudah terlepas dari rangkaiannya, menciptakan rongga berbahaya yang mengancam keselamatan para pengendara," ujarnya.
Lantas demi menghindari jatuhnya korban jiwa, akses lalu lintas melalui jembatan kini ditutup total untuk sementara waktu.
"Jadi ada patahan kecil dijembatan dan beberapa lantai mulai terlepas, karena itu akses jalan melalui jembatan kini ditutup total," ungkap Serda Suarsono.
Sementara akses jalan kini terpaksa harus dialihkan melalui jalur bawah dengan sistem buka tutup. (*)
Baca juga: Jalur Jembatan Umah Besi di Bener Meriah Buka-Tutup, Polisi Minta Pengendara Waspada